Breaking News:

Pilkada 2020

Pilbup Trenggalek 2020, Mas Ipin Lebih Banyak Kunjungi Desa-desa Pinggiran, Ini Alasannya

Desa tempat kampanye Mas Ipin saat itu langsung berbatasan dengan dua kabupaten sekaligus.

surya.co.id/aflahul abidin
Calon Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama warga Desa Depok, Kecamatan Panggul, Selasa (3/11/2020). 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK - Calon Bupati Kabupaten Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengaku akan lebih banyak mengunjungi desa-desa pinggiran di sisa masa kampanye.

Pria yang akrab disapa Mas Ipin itu menyebut, akan ada hal yang bisa ia dapat dari desa-desa tersebut sebagai bahan pengambil kebijakan apabila nanti kembali terpilih sebagai kepala daerah.

Ketika mengunjungi Desa Depok, Kecamatan Panggul, Selasa (3/11/2020), Mas Ipin mengatakan, masih banyak hal yang perlu dilakukan di daerah perbatasan dengan kabupaten lain.

Sekadar informasi, desa tempat kampanye Mas Ipin saat itu langsung berbatasan dengan dua kabupaten sekaligus.

Yakni Kabupaten Ponorogo di sisi utara dan Kabupaten Pacitan di sisi barat.

"Bayangkan betapa uniknya masyarakat di desa ini. Di satu desa, berbatasan dengan dua kabupaten lain sekaligus. Dan, kalau saya lihat di sini, masih banyak yang perlu dilakukan (pemerintah)," kata Mas Ipin.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, kunjungan ke desa pinggiran sekaligus berfungsi sebagai "belanja masalah".

Permasalahan yang ia dengar dan dapat dari singgah di desa-desa tersebut bakal dipakai sebagai bahan pembuat kebijakan.

"Jadi, dengan adanya kunjungan ke desa-desa, saya akan tahu kondisi langsung. Sehingga nanti di dalam rapat-rapat bersama tim di pemerintahan, saya bisa mendorong kebijakan yang lebih baik karena langsung mengetahui kondisi di lapangan," ungkapnya.

Maka dari itu, ia bersama Calon Wakil Bupati Syah M Nata Negara dan istri masing-masing saban hari kampanye berpisah menuju desa-desa berbenda untuk lebih banyak bahan "masalah belanjaan".

Di masa pandemi, lanjut dia, sulit baginya untuk mengunjungi seluruh warga Trenggalek.

Maka, berbagi tugas seperti itu dianggap langkah paling tepat.

"Makanya, dari kami pasti ada yang memilih ke daerah-daerah pelosok, terpencil, yang memang butuh penguatan, support, baik berupa infrastruktur dan lain sebagainya," ucap dia.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved