Pibup Sidoarjo 2020
Debat Publik Pilbup Sidoarjo 2020: BHS Unggul di Penataan Birokrasi dan Ekonomi Kerakyatan
Calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Bambang Haryo Soekartono (BHS) - Taufiqulbar unggul dalam beberapa hal dibanding calon lain.
Penulis: M Taufik | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SIDOARJO - Calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Bambang Haryo Soekartono (BHS) - Taufiqulbar unggul dalam beberapa hal dibanding calon lain. Khususnya dalam penataan birokrasi dan ekonomi kerakyatan.
Keunggulan paslon nomer 1 tersebut juga terlihat dalam debat calon yang gelar Selasa malam kemarin.
"Kami turun untuk melakukan penyerapan aspirasi masyarakat dan menampung keluhaan, kemudian kami rangkum menjadi visi misi," kata BHS.
Hasil diskusi dengan berbagai kalangan itu juga dijabarkan dalam 12 program kerja. Khsususnya dalam penguatan birokrasi, memaksimalkan layanan publik, serta penguatan ekonomi kerakyatan.
"Seperti penguatan UMKM, pertanian, perikanan, dan pariwisata. Kemudian juga penguatan layanan kesehatan masyarakat, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur," urainya.
Tentang strategi kebijakan publik untuk kesejahteraan masyarakat, BHS - Taufiq menganggap bahwa semua layanan publik harus adil dan merata. Semua warga punya hak yang sama dalam mendapatkan layanan.
Sedangkan untuk menguatkan PAD, paslon nomer 1 juga menyiapkan berbagai program dalam permberdayaan UMKM. Karena potensi Sidoarjo sangat besar dalam hal ini.
Dalam hal jaminan kesehatan, BHS menyebut Pemkab sangat mampu untuk mengcover sekira 270.000 warga yang sejauh ini belum tercover BPJS.
"Mayoritas warga Sidoarjo sudah tercover BPJS, dan sisanya itu sangat bisa untuk dicover Pemkab," tambah Taufiqulbar.
Teknisnya, agar tidak tumpang tindih harus ada data terpadu yang akurat. Pemkab Sinergi dengan Pemprov dan Nasional, agar semua warga tercover BPJS.
Untuk menguatkan birokrasi, program BHS adalah menempatkan pegawai sebagaimana kemampuannya. The right man on the right place.
"Agar teman-teman birokrasi tenang dalam bekerja, kita akan kuatkan dengan pendampingan dari APH (aparat penegak hukum). Itu juga untuk antisipasi agar mereka tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Taufiq.
Tentang pertanian, BHS terlihat sangat menguasai. Karena dia sering blusukan ke para petani, BHS memahami kondisi pertanian Sidoarjo yang hanya sekali panen dalam setahun, persoalan pengairan, bibit, dan sebagainya.
Semua solusi pun telah disiapkan. "Termasuk memberikan asuransi kepada petani sebagaimana program pemerintah pusat. Supaya petani aman dan tenang, tidak khawatir jika gagal panen dan sebagainya," kata BHS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bambang-haryo-soekartono-bhs-blusukan-di-pasar-rebo-sidoarjo.jpg)