Breaking News:

Pilwali Surabaya 2020

Debat Publik Perdana Pilwali Surabaya 2020, Pengamat Beri Nilai 80-78 untuk ErJi: Lawan Kurang Data

Paslon no 1 Eri Cahyadi-Armuji dalam debat publik perdana Pilkada Surabaya 2020 yang digelar KPU Surabaya, Rabu malam (4/11/2020).

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Parmin
surya.co.id/ahmad zaimul haq
DEBAT PERDANA - Paslon no 1 Eri Cahyadi-Armuji dalam debat publik perdana Pilkada Surabaya 2020, Rabu malam (4/11/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ada pemandangan menarik pada debat pertama Pilkada Surabaya 2020, Rabu malam (4/11/2020).

Calon Wakil Wali Kota Surabaya nomor urut 2, Mujiaman, beberapa kali tertangkap kamera sedang berbisik kepada Cawali Machfud Arifin. 

Pengamat Politik asal UPN Veteran Surabaya, Catur Suratnoaji mengatakan, gestur berbisik tersebut menunjukkan ketidaksiapan data dari pasangan nomor urut 2.

"Saya melihat pasangan Machfud Arifin - Mujiaman tidak begitu menguasai data," ujar Catur.

Catur mencontohkan, beberapa kali Machfud memberikan pertanyaan yang tidak berbasis data. Dalam hal ini, MA mengutip istilah 'blusukan'.

"Secara metodologis, pandangan mata itu tidak bisa dipertanggungjawabkan, bisa menjadi bias. Seharusnya dengan data," imbuhnya.

Pertanyaan-pertanyaan tanpa data dari pasangan Machfud Arifin-Mujiaman, lanjut Catur, hanya bersifat menyerang untuk menjatuhkan lawannya. Istilahnya membingkai sebuah pekerjaan dengan kegagalan.

"Apakah benar yang disebutkan berdasar pandangan mata itu sesuai fakta secara keseluruhan. Itu persoalannya," tegas Catur.

Catur menilai, secara keseluruhan debat malam ini berlangsung aktraktif dengan keunggulan pasangan Eri Cahyadi-Armudji.

"Kalau misalnya dikasi skor, 80 vs 78- lah untuk keunggulan pasangan Eri Cahyadi-Armudji. Keduanya terlihat tenang meski secara terus - menerus diserang. Mereka terlihat cukup menguasai permasalahan serta solusi untuk Surabaya," pungkas Catur.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved