Breaking News:

Pegadaian

Lebih 400 Akun IG Diproses Hukum gara-gara Catut Nama Pegadaian untuk Lelang Tipu-tipu

PT Pegadaian (Persero) melakukan langkah hukum melaporkan lebih dari 400 akun Instagram (IG) yang mengatasnamakan Pegadaian untuk menipu.

Foto: pegadaian
R R Swasono Amoeng Widodo (kiri) bersama Sarjono Turin saat memberikan keterangan tentang proses hukum untuk pemilik akun yang mencatut Pegadaian untuk melakukan penipuan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Pegadaian (Persero) melakukan langkah hukum melaporkan lebih dari 400 akun Instagram (IG) yang mengatasnamakan Pegadaian untuk melakukan penipuan.

Penipuan tersebut dilakukan lewat lelang barang gadai.

Langkah ini sebagai implementasi upaya Pegadaian dalam memberikan perlindungan kepada konsumen dan masyarakat.

Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian (Persero), R Swasono Amoeng Widodo, mengatakan akun-akun IG tersebut, menggunakan kata Pegadaian, Pegadaian Syariah, The Gade, sehingga seolah-olah merupakan akun milik PT Pegadaian (Persero).

"Untuk menyakinkan calon korban, mereka mengambil foto karyawan dan memanipulasi data KTP, NPWP, bahkan kartu pengenal karyawan (ID Card). Lebih dari itu mereka membuat rekening bank virtual dengan nama Pegadaian," kata Amoeng dalam rilisnya, Selasa (3/11/2020).

Selanjutnya mereka menawarkan barang berharga seperti emas baik batangan maupun perhiasan dengan harga murah jauh di bawah harga pasar.

Selain itu juga barang berharga lain seperti laptop, handphone, bahkan sepeda dengan merk ternama.

Kemudian calon korban diminta mentransfer uang, tetapi kemudian barang yang dipesan tidak dikirim.

"Bahkan setelah transfer diterima pelaku, selanjutnya ia menutup akun media sosialnya bahkan nomor rekening yang dipakai untuk menipu," jelas Amoeng.

Sementara itu Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jakarta, Sarjono Turin mengatakan saat ini salah satu pelaku berinisial SRD segera disidangkan.

“Berkas perkara saudara SRD telah rampung dan akan segera disidangkan dalam waktu dekat," ujar Sarjono.

Pihaknya sangat berterima kasih dengan inisiatif kerjasama Pegadaian dengan penegak hukum baik kepolisian maupun kejaksaan.

"Ini menunjukkan adanya trust antara BUMN dengan penegak hukum,” tandas Sarjono.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved