Breaking News:

Berita Lumajang

Tebing di Jalur Selatan Longsor Usai Hujan Deras, Tutup Akses Kabupaten Lumajang-Malang

Longsor yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu tepatnya di KM 42-43 Desa Oro-oro Ombo Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/tony hermawan
Longsor kembali terjadi di jalur selatan, penghubung Kabupaten Lumajang-Malang. Tepatnya di KM 42-43 Desa Oro-oro Ombo Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Senin (2/11/2020). 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Bencana longsor terjadi di jalur selatan, penghubung Kabupaten Lumajang-Malang, Senin (2/11/2020)..

Longsor yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu tepatnya di KM 42-43 Desa Oro-oro Ombo Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Penyebabnya, sejak Minggu (1/11/2020) sore kawasan itu diguyur hujan lebat.

"Sejak sore daerah sudah hujan. Karena intensitas hujan yang tinggi tebing tidak kuat menahan air sehingga terjadi terjadi longsor," kata Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi, Senin (2/11/2020).

Meski tidak ada korban jiwa dalam tragedi ini, namun material longsor menutup badan jalan.

Akibatnya jalur nasional penghubung dua kabupaten tersebut tidak bisa dilalui kendaraan.

Baca juga: Hati-hati saat Melintas di Jalur Piket Nol Kabupaten Lumajang, Rawan Longsor saat Musim Hujan

"Biar petugas melakukan evakuasi sampai jalan bersih dulu karena khawatir kalau ada hujan lagi nanti ada tensi longsor susulan," ucapnya.

Wawan mengimbau setelah jalur tersebut kembali bisa dilalui pengendara lebih meningkatkan kewaspadaan.

Sebab diketahui saat musim penghujan kawasan tersebut rawan terjadi longsor.

"Pengendara selalu hati-hati ketika melewati jalur selatan. Tetap waspada di km 53-59 karena potensi longsor masih ada, apalagi musim penghujan yang saat ini cukup ekstrim," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved