Berita Kediri

Libur Panjang, Objek Wisata Milik Pemkab Kediri justru Tutup, Wisatawan Kecele

Libur panjang Wisata Ubalan milik Pemerintah Kabupaten Kediri justru ditutup untuk umum, Jumat (30/10/2020).

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Parmin
surya.co.id/farid mukarrom
Wisatawan di Objek Wisata Ubalan di Plosoklaten Kediri terpaksa kecela karena kawasan wisata ini tutup, Jumat (30/10/2020). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Libur panjang Wisata Ubalan milik Pemerintah Kabupaten Kediri justru ditutup untuk umum, Jumat (30/10/2020).

Pasalnya pemerintah daerah masih menunggu hingga keadaan benar-benar aman karena masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Namun tak sedikit wisatawan yang belum mengetahui informasi ini, terpaksa pulang atau mencari alternatif lain.

Seperti  dialami Muhammad Fauzan wisatawan asal Kabupaten Nganjuk Kabupaten Kediri. 

Kepada SURYA.co.id Muhammad Fauzan mengira bahwa lokasi wisata Ubalan di Kabupaten Kediri sudah dibuka untuk umum. 

“Kita tahunya sekarang sudah era new normal jadi saya berangkat aja ke sini (Ubalan), tapi tak tahunya masih tutup,” katanya. 

Fauzan terpaksa mencari alternatif tempat wisata lain untuk berlibur bersama keluarganya yang memanfaatkan libur panjang

“Tadi informasinya Kampung Anggrek dekat lereng Kelud buka, mungkin saya rencana kesana saja sama istri dan anak saya,” ucap Fauzan. 

Sementara itu pantauan SURYA.co.id masih banyak kendaraan luar daerah yang hendak menuju ke Wisata Ubalan namun mereka putar balik karena masih tutup.

Akan tetapi juga ada sejumlah pengunjung menyempatkan berswafoto di spot bertuliskan Ubalan yang ada di pintu masuk.

Terpisah Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri Zainal Arifin menegaskan bahwa untuk pembukaan tempat wisata, terutama milik pemkab masih menunggu keputusan bupati. 

Keputusan itu yang akan diambil ini termasuk terkait kelanjutan simulasi pelaksanaan pembukaan pariwisata.

 “Program yang sudah kita lakukan adalah memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan beberapa pelaku usaha di sektor wisata untuk menerapkan protokol kesehatan,” jelas Zainal.

Sejauh ini pihaknya juga telah memonitor sejumlah tempat wisata di desa yang sudah dibuka.

Ia menegaskan tempat wisata tersebut untuk ikut bersama-sama mencegah penularan Covid-19 dengan patuh protokol kesehatan.

Menurut Zainal lokasi-lokasi wisata memang segera ingin buka. Hal ini berkaitan dengan masalah ekonomi. 

“Tentu jika dibuka, sektor wisata ini sangat membantu mereka pelaku usaha desa wisata di Kabupaten Kediri untuk pulih dari keterpurukan ekonomi selama pandemi ini,”ucapnya. 

Namun Zainal tetap menghimbau kepada wisatawan maupun pengelola wisata swasta untuk tetap menerapkan protokoler kesehatan. 

“Kami tegaskan lagi bahwa penting untuk menjaga protokol kesehatan mulai wajib memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak. Serta hal penting lainnya yang bisa dilakukan untuk mengurangi jumlah pengunjung dari kapasitas maksimum yang ada,” pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved