Breaking News:

Madura United

Kompetisi Dilanjut Awal 2021, Presiden Klub Madura United: PSSI harus Tanggung Jawab kepada Klub

"PSSI mengajak klub untuk serius mempersiapkan kompetisi dan akhirnya gagal, tidak boleh diselesai dengan pengumuman," kata Achsanul Qosasi.

foto: istimewa/ig madura united
Presidien Klub Madura United Achsanul Qosasi. 

SURYA.co.id | MADURA - Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi (AQ) angkat bicara terkait keputusan PSSI bakal menggelar lanjutan kompetisi musim ini pada awal tahun 2021.

Menurut dia paling penting PSSI tidak hanya mengambil peran sebatas mengumumkan bahwa kompetisi ditunda.

Namun, juga harus bertanggung jawab kepada klub dari segala aspek lantaran gagal menggelar kompetisi di bulan Oktober lalu, kemudian kembali mundur hingga awal tahun 2021.

Pasalnya, semua klub sudah kadung serius menyambut putusan awal PSSI kompetisi akan digelar bulan Oktober lalu dengan memperbarui kontrak pelatih, pemain, dan staf.

Termasuk sudah melakukan masa persiapan dua bulan terakhir (sebelum diliburkan kembali) dengan biaya yang tidak sedikit.

"Keputusan PSSI yang mengajak klub untuk serius mempersiapkan kompetisi (bulan Oktober) dan pada akhirnya gagal dilanjutkan, tentunya tidak boleh diselesaikan dengan pengumuman saja," kata Achsanul Qosasi, Jumat (30/10/2020).

"Klub sudah melakukan banyak hal yang perlu diselesaikan dengan keterlibatan federasi secara langsung. Utamanya tentang kontrak pemain yang terlanjur diperbaharui untuk memenuhi persyaratan kompetisi," tambah pria asal Sumenep, Madura itu.

AQ menjelaskan, jauh sebelum ada keputusan PSSI menjalankan kompetisi Februari 2021, pihaknya sudah memprediksi.

"Sikap Madura United sejak Maret saat kompetisi dijeda, meminta agar kompetisi dihentikan karena perkiraan tentang pandemi akan berlangsung lama," tuturnya.

Termasuk saat manajer meeting yang dilakukan PSSI dengan klub, AQ menyampaikan pihaknya meminta agar kompetisi tidak dilanjutkan.

"Waktu itu proses keputusan akhirnya dilakukan dengan voting dan klub yang menginginkan kompetisi tidak dilanjutkan kalah jumlah suara daripada yang ingin lanjutkan kompetisi," paparnya.

Meski akhirnya kalah dalam voting, untuk menghormati keputusan bersama, AQ sampaikan, Madura United tetap melakukan persiapan secara serius.

Namun, semua klub akhirnya harus gigit jari karena lanjutan kompetisi musim ini benar-benar tidak bisa digelar, baru akan dijalankan kembali Februari 2021.

"Madura United membuktikan dengan latihan dan persiapan secara serius karena berkeyakinan bahwa keputusan (awal) PSSI sangat serius," pungkasnya.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved