Breaking News:

Pilkada 2020

Kasus Perusakan APK, Tim Hukum dan Advokasi Gus Ipul-Mas Adi Pertanyakan Syarat Laporan Ini

Ada tujuh poin syarat formil dan materil yang harus dilengkapi oleh tim Kuasa Hukum dan Advokasi Gus Ipul-Mas Adi

surya.co.id/galih lintartika
APK berupa baliho milik paslon 01 Gus Ipul-Mas Adi yang diduga dirusak oknum - tak bertanggung jawab. 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Tim Hukum dan Advokasi Pasangan Calon (Paslon) 01 Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Adi Wibowo (Mas Adi) menyesalkan kajian Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pasuruan atas laporan dugaan pengerusakan Alat Peraga Kampanye (APK) milik Gus Ipul-Mas Adi.

Dalam kajian itu, ada tujuh poin syarat formil dan materil yang harus dilengkapi oleh tim Kuasa Hukum dan Advokasi Gus Ipul-Mas Adi untuk melengkapi laporan sebelumnya.

Ada satu syarat yang sangat disayangkan tim kuasa hukum dan advokasi.

Syarat itu adalah permintaan Bawaslu Kota Pasuruan untuk melampirkan identitas dan alamat terlapor.

Wiwin Ariesta sangat menyesalkan surat dari Bawaslu yang menyatakan permintaan untuk menyertakan nama dan identitas terlapor.

Secara logika, kalau pihaknya sudah mengerti terlapornya, kenapa harus membuat laporan kd Bawaslu Kota Pasuruan.

"Ini menjadi hal yang sangat aneh. Kami juga tidak tahu siapa pelakunya. Kok sekarang disuruh melampirkan identitas dan alamat terlapornya. Justru ini sangat aneh sekali," kata Wiwin, saat dihubungi, Jumat (30/10/2020).

Dia menilai, kekurangan yang disampaikan dalam kajian Bawaslu ini tidak sesuai substansi dengan pokok permasalahannya.

Selain meminta identitas dan alamat terlapor, juga ada permintaan izin advokat, BA sumpah dan sejenisnya.

"Harusnya, fungsi Bawaslu jalan. Bagi saya, Bawaslu bergerak itu tidak harus menunggu laporan. Ada temuan juga bisa ditindaklanjuti. Laporan sudah dilayangkan, justru dikembalikan karena ada syarat yang harus dipenuhi. Tapi, syaratnya tidak masuk akal sekali," papar dia.

Halaman
123
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved