Breaking News:

Berita Pilkada Lamongan

Hadiri Maulid Nabi Bersama Para Ulama NU, Yuhronur-Rouf Diminta Tekankan Kerukunan di Lamongan

Yuhronur-Rouf juga mendapat pesan, kalau nanti dipercaya memimpin Lamongan, maka harus berusaha menciptakan masyarakat adil makmur

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
Hadiri Maulid Nabi Bersama Para Ulama NU, Yuhronur-Rouf Diminta Tekankan Kerukunan di Lamongan - cabup-lamongan-yuhronur-peringati-maulid-nabi-11.jpg
surya/hanif manshuri
Calon Bupati Lamongan, H Yuhronur Efendi (dua dari kiri) mengikuti kegiatan pengajian dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Roudlotussalim, Ngablak Desa German, Kecamatan Sugio, Jumat (30/10/2020).
Hadiri Maulid Nabi Bersama Para Ulama NU, Yuhronur-Rouf Diminta Tekankan Kerukunan di Lamongan - cabup-lamongan-yuhronur-peringati-maulid-nabi-12.jpg
surya/hanif manshuri
Calon Bupati Lamongan, H Yuhronur Efendi (kiri)bersama Ketua MUI Lamongan, KH Abdul Aziz Khoiri mengikuti pengajian dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Roudlotussalim, Ngablak Desa German, Kecamatan Sugio, Jumat (30/10/2020).

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Tidak ada pernyataan sedikit pun dari Yuhronur Efendi bahwa ia dan KH Abdul Rouf sedang maju sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) di kontestasi Pilkada Lamongan, ketika mengikuti pengajian dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (30/10/2020).

Tetapi pasangan YesBro itu tetap disambut dengan hangat oleh para kiai dari Nahdlatul Ulama (NU) Lamongan saat peringatan Maulid Nabi SAW di Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotussalim, Ngablak, Desa German, Kecamatan Sugio tersebut.

Ketika pengasuh Ponpes Roudlotussalim, KH KH Agus Muhammad Sairozi atau Kiai Rozi, memintanya menyapa para jamaah, Yuhronur hanya menyampaikan pernyataan pendek. Ia hanya mengingatkan agar masyarakat berpartisipasi aktif dengan datang ke TPS (tempat pemungutan suara) untuk memilih pemimpin yang dipercaya untuk Lamongan, 9 Desember nanti.

"Dan berkaitan dengan peringatan Maulid Nabi, kita patut memanfaatkan momentum ini untuk meneladani Rasulullah. "Keteladan ini yang akan diterapkan dalam segala aktifitas kehidupan di dunia, " kata Yuhronur.

Saat memberi takziah dalam peringatan Maulid Nabi itu, penceramah tunggal yang juga Ketua MUI Lamongan, KH Abdul Aziz Khoiri menyinggung bagaimana sebaiknya memegang kepemimpinan. Kiai Aziz mencontohkan dari tiga golongan umat Rasulullah yang bisa dijadikan pelajaran.

Yakni umat yang zalim, kemudian umat Muqthasid atau pertengahan, di mana kebaikannya sebanding dengan keburukannya. Dan ketiga adalah golongan umat yang saling mendahului mencari kebaikan (Muqthasid Bil Khoirot).

"Meski begitu muqthasid masih bisa masuk surga, sebab masih ikut Maulidan dan ingat Rasulullah, " kata Aziz.

Terkait kepemimpinan, Aziz seperti mengingatkan Yuhronur-Rouf bahwa pemimpin harus mempunyai niatan untuk menata golongan Muqthasid atau zalim. Termasuk niatan mencapai tingkatan Islam untuk membentuk pemerintahan.

"Pesan saya untuk Pak Yuhronur dan Kiai Rouf, coba menitikberatkan pada konsep cinta dan mencintai antar sesama, yakni rukun. Kalau jadi bupati juga harus memikirkan cadangan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pertanian. Semua itu normal," ujar Aziz.

Mengenai Yuhronur-Rouf, menurut Aziz sudah menjadi duet yang cocok. "Tumbu ketemu tutup, cocok. Kalau tumbu oleh cowek itu gak cocok," seloroh pengasuh Ponpes Alma'ruf Lamongan ini.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved