Berita Nganjuk

Ada 33.343 Penumpang KA Selama Lima Hari Liburan, Terdongkrak Permintaan Rapid Test

Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, meningkatnya pelanggan KA itu seiring dengan peningkatan permintaan rapid test

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Deddy Humana
istimewa
Jumlah penumpang Kereta Api wilayah Daop 7 Madiun meningkat signifikan pada libur panjang meski di tengah Pandemi Covid-19. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Masa libur panjang yang berlangsung selama lim hari, membawa kenaikan pada jumlah penumpang layanan KA di Daop 7 Madiun. Tercatat ada sebanyak 33.243 penumpang yang menggunakan KA, yaitu pada 21 Oktober sampai 22 Oktober, dan pada 28, 29, dan 30 Oktober ini.

Rinciannya total jumlah pelanggan KA yang berangkat dan datang di wilayah Daop 7 Madiun mencapai 11.746 penumpang pada 21-22 Oktober. Kemudian pada 28, 29. dan 30 Oktober mengalami kenaikan jumlah penumpang 21.497 orang atau naik sekitar 83 persen.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, meningkatnya pelanggan KA itu seiring dengan peningkatan permintaan rapid test. Karena di beberapa stasiun menyediakan layanan rapid test dengan harga hanya RP 85.000. Seperti Madiun, Jombang, Kertosono, dan Blitar.

Dan dari 30 juli sampai 29 Oktober 2020, ada 9.212 peserta rapid test yang telah dilayani. "Untuk itu kami imbau pelanggan yang belum memiliki rapid test agar melakukanya H-1 sebelum keberangkatan. Itu untuk mengantisipasi antrian panjang yang dapat mengakibatkan penumpang tertinggal KA," tutur Ixfan, Jumat (30/10/2020).

KAI Daop 7 Madiun sendiri telah melakukan antisipasi lonjakan penumpang masa libur panjang tersebut. Yakni memperpanjang waktu pemesanan/pembelian tiket dari H-7 sampai dengan H-14, serta dengan menjalankannya kembali KA yang semula dibatalkan akibat pandemi Covid-19.

Seperti KA Brantas relasi Blitar - Pasarsenen PP, KA Singasari relasi Blitar Blitar - Pasarsenen PP, dan KA Anjasmoro relasi Jombang - Pasarsenen PP.

"Berikutnya kami juga akan mengantisipasi pada arus balik sampai dengan saat ini terpantau sementara dalam data Rail Ticket Sistym (RTS) ketersediaan jumlah tempat duduk dari 31 Oktober sampai 1 November 2020," jelasnya.

Yakni untuk KA 117 (Brantas) kelas ekonomi tersedia 24 tempat duduk, KA 127 (Anjasmoro) kelas ekskutif tersedia 52 tempat duduk, kelas ekonomi tersedia 128 tempat duduk. Sedangkan KA 109 (Singasari), dan KA 293 (Kahuripan) sudah habis terjual. ****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved