Breaking News:

Virus Corona di Bondowoso

Penyebab Insentif Nakes Bondowoso Periode Juli - September 2020 hingga kini Belum Cair

Para tenaga kesehatan (nakes) yang menangani Covid-19 di Bondowoso hingga kini belum menerima insentif periode Juli-September 2020.

surya.co.id/danendra kusumawardana
Sejumlah nakes saat mengambil sampel darah dalam rapid test massal di Alun-alun RBA Ki Ronggo, Bondowoso, beberapa bulan lalu. 

SURYA.CO.ID | BONDOWOSO - Para tenaga kesehatan (nakes) yang menangani Covid-19 di Bondowoso harus gigit jari.

Pasalnya, mereka belum menerima pencairan insentif dari pemerintah pusat untuk periode Juli - September 2020.

Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bondowoso, Bagus Supriyadi mengakui kendala pencairan insentif bermacam-macam.

Salah satunya, sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) baik rumah sakit dan puskesmas salah dalam mengirimkan data nakes.

Lalu, kesalahan pada data tersebut tak kunjung diperbaiki dan dikirim ulang. Walhasil, proses verifikasi pun terhambat.

"Itu yang membuat pencairan insentif jadi lama kalau ada faskes yang salah dalam menyusun data dan tak segera memperbaikinya. Karena butuh verifikasi kembali," katanya, Kamis (29/10/2020).

Bagus mengimbau agar pihak faskes mengirimkan data secara akurat supaya pencarian insentif cepat terlaksana. Pada kondisi sulit seperti sekarang, menurutnya insentif sangat bermanfaat serta dibutuhkan para nakes.

"Di samping ada honor untuk nakes dari daerah, tentunya insentif sangat diperlukan bagi nakes yang bertugas menangani Covid-19. Risikonya tinggi. Kalau punya uang lebih mereka bisa beli tambahan makanan bergizi untuk meningkatkan imun. Meskipun, di rumah sakit juga diberi asupan makanan bergizi," terangnya.

Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Bondowoso, Suhartin menyebutkan sebanyak 1164 nakes telah menerima pencairan insentif dari Maret, April, dan Mei. Insentif bagi para nakes cair pada awal September usai melalui proses panjang.

"Insentif dari Maret, April dan Mei baru cair awal September. Realisasi insentif yang tersalurkan sebesar Rp 2,8 M," sebutnya.

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved