Breaking News:

Pilkada 2020

Jelang Debat Perdana Pilbup Malang 2020, Ini Kata Sanusi Tentang Peningkatan Lapangan Pekerjaan

Ambisi Sanusi itu tak lain merujuk pada upaya memperbanyak lapangan pekerjaan di Kabupaten Malang.

Foto Istimewa Malang Makmur
Calon Bupati Malang Muhammad Sanusi mencicipi jajanan pasar dengan ibu-ibu saat berkampanye di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang beberapa waktu lalu. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Calon Bupati Malang, Muhammad Sanusi begitu berhasrat mendatangkan investor apabila dirinya terpilih kembali menjadi pemimpin Kabupaten Malang.

Ambisi Sanusi itu tak lain merujuk pada upaya memperbanyak lapangan pekerjaan di Kabupaten Malang.

Sanusi mencontohkan pengembangan instalasi air PDAM di Kecamatan Bantur.

Ia menerangkan jika instalasi air bersih yang masih baru tersebut telah melayani 55 ribu warg Malang selatan.

“Pasti (dengan adanya investor) akan ada tambahan pekerja untuk melayani pelanggan yang ada,” terang Sanusi ketika dikonfirmasi.

Sosok petahana ini menyakini kemajuan sektor pertanian, peternakan, perikanan dan perindustrian bakal meningkatkan taraf ekonomi rakyat

“Seluruh hal yang berhubungan dengan penegakan ekonomi masyarakat itu yang kami kembangkan,” ujar pengusaha tebu asal Gondanglegi itu.

Berangkat dari visi dan misi tersebut, membuat Sanusi akan percaya diri menunjukkan kapasitasnya saat debat perdana calon Bupati Malang.

Hal tersebut merujuk pada konsep kesejahteraan rakyat yang sudah lama dicetus oleh Sanusi.

Politisi PDIP ini bahkan rela melakukan segala terobosan guna menyediakan sebanyak-banyaknya lapangan pekerjaan.

Alhasil, menarik perhatian investor adalah ambisi utama Sanusi.

"Kesejahteraan rakyat mengarah pada program peningkatan ekonomi. Kami tingkatkan investor ke Kabupaten Malang. Sehingga nanti akan ada tambahan pekerja," jelas pria yang pernah menjadi guru Bahasa Inggris itu.

Meski belum tentu terpilih kembali menjadi Bupati Malang, Sanusi mengaku telah mendengar kabar jika investor akan masuk ke Kabupaten Malang usai gelaran pesta demokrasi.

“Investor yang lainya (hendak masuk) masih menunggu Pilbup selesai,” tutup Sanusi.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved