Breaking News:

Berita Gresik

Air PDAM di Gresik Keruh Disebabkan Sedimentasi, Kini Mulai Membaik

Air Umbulan ini mencukupi untuk kebutuhan air di wilayah perkotaan sampai nantinya ke wilayah Duduksampeyan, Gresik.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Anas Miftakhudin
Willy Abraham
Dirut PDAM Giri Tirta, Siti Aminatus Zariyah menunjukkan air di reservoir Giri I mulai membaik, Rabu (28/10/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - Sedimentasi yang menyebabkan air PDAM keruh di Gresik beberapa hari ini mulai membaik. Tingkat kekeruhan mulai berkurang.

Jajaran PDAM Giri Tirta Gresik langsung mendatangi Unit Produksi Sistem Pengelolaan Air Minum Umbulan di Desa Umbulan, Kecamatan Winongan, Pasuruan.

Pihak PDAM Gresik ditemui langsung oleh pihak PT Air Bersih (AB) dan PT Meta Adhya Tirta Umbulan selaku pengelola Umbulan.

Direktur Keuangan PT AB, Tri Utoyo menuturkan, keruhnya air distribusi ke Gresik karena sedimentasi. Sebab, hingga saat ini sedimentasi itu masih ada. Tapi tidak separah minggu kemarin.

“Sekarang ini kami fokus menyelesaikan masalahnya dulu. Yakni kekeruhan air yang didistribusikan ke PDAM Giri Tirta,” tuturnya.

Ia menjelaskan, kekeruhan air akibat sedimentasi dikarenakan aliran air ke Gresik diperbesar sampai 300 liter per detik (lpd).

"Untuk saat ini kami kurangi dan pelan-pelan akan ditambah sampai 300 liter perdetik kembali. Jika nantinya sudah 600 lpd itu sedimen yang ada di pipa baru bisa dituntaskan", jelasnya.

Pihak Umbulan menjamin bahwa air produksinya adalah air terbaik di Indonesia. Hal ini sesuai uji mutu yang dilakukan setiap periode. Bahwa saat ini tingkat kekeruhan air Umbulan hanya 0,1 Nepheolometric Turbidity Unit (NTU). Padahal rekomendasinya 5 NTU.

“Banyak para tamu asing yang ke sini membuktikan bahwa air umbulan katanya terbaik di dunia," tambah, Yasmin Adirahim selaku Direktur Teknik PT Meta Adhya Tirta Umbulan.

Sementara itu, Direktur PDAM Giri Tirta, Siti Aminatus Zariyah meninjau reservoir Giri I di Kecamatan Kebomas. Hal ini untuk mengecek terkait kualitas layanan PDAM yang akhir-akhir ini kurang memuaskan pelanggan dengan kurang jernihnya air yang diterima konsumen.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved