Breaking News:

Berita Surabaya

Perjuangan Yaidah Urus Akta Kematian Hingga ke Jakarta Bikin Kadispendukcapil Surabaya Minta Maaf

Sosok Yaidah, warga Surabaya yang mengurus akta kematian anaknya hingga ke Jakarta viral di media sosial.

istimewa/dok pribadi
Warga Lidah Wetan Surabaya, Yaidah, saat berada di kantor Kemendagri di Jakarta hanya untuk mengurus akta kematian anaknya. Ia nekat menerobos PSBB Jakarta lantaran merasa tak mendapat pelayanan akta kematian tersebut di Surabaya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sosok Yaidah, warga Surabaya yang mengurus akta kematian anaknya hingga ke Jakarta menjadi sorotan luas. 

Yaidah nekat mengurus akta kematian hingga ke Jakarta karena tak mendapatkan pelayanan maksimal ketika mengurus di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Pemkot Surabaya

Akta kematian itu nantinya akan dipakai untuk mengurus klaim asuransi yang jangka waktunya hanya 60 hari. 

Setelah kisah Yaidah ini ramai dan viral, Kepala Dispendukcapil Surabaya, Agus Imam Sonhaji mendatangi rumahnya dan meminta maaf. 

Baca juga: Rizieq Shihab Pulang ke Indonesia Tak Akan Dapat Pengamanan Khusus Polri, Bagaimana Nasib Kasusnya?

Baca juga: Biodata Letjen TNI M Herindra, Teman Seangkatan Jenderal Andika Perkasa yang Dilantik Jadi Kasum TNI

Berikut fakta selengkapnya: 

1.  Tak bisa dilayani di Gedung Siola

Kantor pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya kembali harus ditutup selama 14 hari ke depan, Selasa (30/6/2020).
Kantor pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya kembali harus ditutup selama 14 hari ke depan, Selasa (30/6/2020). (SURYA.CO.ID/Yusron Naufal Putra)

Kejadian bermula dari Anak Yaidah yang meninggal pada Juli 2020. 

Pada awal Agustus dia pun sudah mengurus akta kematian anaknya di Kelurahan. Namun, hingga sebulan tak ada kabar.

"Kok sampai pertengahan September juga belum jadi, bingung lah saya," kata Yaidah, saat dihubungi, Sabtu (24/10/2020).

Padahal dia mengatakan, butuh akta itu segera. Sebab, dibutuhkan untuk klaim asuransi yang diberi deadline 60 hari.

Halaman
1234
Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved