Breaking News:

Gus Nur Ajukan Penangguhan Penahanan, Khawatir Pesantrennya Telantar, Sertakan Ratusan Surat Jaminan

Sugi Nur Raharja alias Gus Nur mengajukan penangguhan penahanan karena khawatir akan berdampak pada pondok pesantren miliknya.

Editor: Iksan Fauzi
www.dutaislam.com
Sugi Nur Raharja 

Penyidik telah memeriksa seorang ahli pidana dan seorang ahli bahasa.

Awi menuturkan, penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri juga akan memeriksa ahli ITE.

“Untuk ahli ITE sendiri, masih menunggu hasil pemeriksaan digital forensik,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, proses penyidikan masih berjalan dan polisi akan memanggil pihak terkait lainnya.

Diberitakan, Gus Nur ditangkap di kediamannya di Pakis, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (24/10/2020) dini hari.

Dilansir dari Antara, Gus Nur ditangkap karena diduga menyebarkan informasi yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan berdasarkan SARA dan penghinaan.

Pernyataan Gus Nur tersebut diunggah dalam sebuah akun YouTube pada 16 Oktober 2020.

Kemudian, Ketua Pengurus NU Cabang Cirebon Azis Hakim melaporkan Gus Nur ke Bareskrim Polri yang terdaftar dengan nomor laporan LP/B/0596/X/2020/Bareskrim tertanggal 21 Oktober 2020.

Selain itu, Aliansi Santri Jember juga melaporkan Gus Nur ke Polres Jember, Senin (19/10/2020) dengan dugaan menghina NU dalam sebuah video wawancara dengan Refly Harun di YouTube.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bawa Ratusan Surat Jaminan, Pengacara Gus Nur Ajukan Penangguhan Penahanan" dan artikel berjudul "Jadi Tersangka Ujaran Kebencian, Ini Motif Gus Nur Menurut Polisi "

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved