Breaking News:

Gus Nur Ajukan Penangguhan Penahanan, Khawatir Pesantrennya Telantar, Sertakan Ratusan Surat Jaminan

Sugi Nur Raharja alias Gus Nur mengajukan penangguhan penahanan karena khawatir akan berdampak pada pondok pesantren miliknya.

www.dutaislam.com
Sugi Nur Raharja 

SURYA.co.id | JAKARTA - Sugi Nur Raharja alias Gus Nur mengajukan penangguhan penahanan karena khawatir akan berdampak pada pondok pesantren miliknya. 

Sebab, Gus Nur menanggung biaya operasional pondok pesantren yang memiliki ratusan santri itu.

Kuasa hukum Sugi Nur Raharja alias Gus Nur mengajukan penangguhan penahanan untuk kliennya dengan menyertakan ratusan surat jaminan, Rabu (28/10/2020).

Gus Nur merupakan tersangka kasus dugaan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Nahdlatul Ulama (NU).

Baca juga: Refly Harun Segera Diperiksa Polisi Soal Kasus Video Gus Nur Hina NU, Inilah Perannya

“Dengan membawa ratusan surat jaminan dari para tokoh, alim ulama, ustaz, dan pihak keluarga, untuk menjamin bahwa agar Gus Nur ditangguhkan penahanannya,” kata kuasa hukum Gus Nur, Chandra Purna Irawan dalam video yang diterima Kompas.com (grup SURYA.co.id), Rabu.

“Kalau tidak (ditangguhkan), proses kegiatan belajar mengajar di pondok pesantren itu dikhawatirkan terganggu,” tuturnya.

Ilustrasi - Gus Nur
Ilustrasi - Gus Nur (Tribun Jatim/Samsul Arifin)

Diberitakan, Gus Nur ditangkap di kediamannya di Pakis, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (24/10/2020) dini hari.

Dilansir dari Antara, Gus Nur ditangkap karena diduga menyebarkan informasi yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan berdasarkan SARA dan penghinaan.

Pernyataan Gus Nur tersebut diunggah dalam sebuah akun Youtube pada 16 Oktober 2020.

Kemudian, Ketua Pengurus NU Cabang Cirebon Azis Hakim melaporkan Gus Nur ke Bareskrim Polri yang terdaftar dengan nomor laporan LP/B/0596/X/2020/Bareskrim tertanggal 21 Oktober 2020.

Halaman
123
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved