Breaking News:

Berita Situbondo

Kasus Penganiayaan dan Perusakan Rumah Warga, 15 Pesilat di Situbondo Terancam 5 Tahun Penjara

Hari Senin (26/10/2020) ini, sekelompok pesilat menjalani sidang kasus penganiayaan dan pengrusakan rumah warga di Situbondo

Penulis: Izi Hartono | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Izi Hartono
Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Situbondo, Handoko Alfiantoro saat mengikuti jalannya persidangan kasus penganiayaan dan perusakan rumah warga oleh sekelompok pesilat, Senin (26/10/2020). 

SURYA.CO.ID, .SITUBONDO - Kasus penganiayaan dan perusakan rumah warga Desa Tribungan, Kecamatan Mangaran dan Desa Kayu Putih, Kecamatan Panji, oleh sekelompok pesilat di Situbondo, mulai disidangkan, Senin (26/10/2020).

Sidang perdana digelar secara online dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Untuk sidang perkara PSHT hari ini, ada sebanyak 9 perkara dengan sebanyak 15 orang terdakwa," ujar Handoko Alfiantoro, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Situbondo, kepada SURYA.CO.ID.

Sementara itu, lanjutnya, untuk sidang terdakwa yang lain akan dilakukan secara bertahap di waktu yang lain, karena kebetulan sejak hari Rabu hingga Jumat bertepatan hari libur.

"Ya untuk yang terdakwa yang lain ditunda minggu depan," katanya.

Meski sidang dakwaan dilakukan secara online, namun JPU tetap melakukan pembacaan dakwaan di ruang Pengadilan Negeri Situbondo.

"Kalau non saksi sidangnya dilakukan di kejaksaan," tukasnya.

Dalam sidang dakwaan kali, lanjut Handoko, pihaknya sengaja tidak memanggil para saksi, karena menghormati hak dari terdakwa untuk melakukan eksepsi atau yang lain.

"Jadi untuk sidang hari ini full dakwaan," ujarnya.

Handoko menjelaskan, untuk para terdakwa didakwa pasal 170 ayat 1 juncto pasal 216 dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun enam bulan penjara.

"Ya kami akan melihat fakta persidangannya seperti apa nanti," kata Handoko.

Selain kasus pengeroyokan dan perusakan, dalam perkara PSHT ini juga ada yang dijerat dengan pasal ITE serta penghasutan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved