Breaking News:

Berita Madiun

Tak Ingin Banjir Besar 2019 Terulang, Kaji Mbing Ajak Warga Kerja Bakti Bersihkan Sungai

Tak ingin bencana banjir besar pada 2019 terulang, Forkopimda Kabupaten Madiun menggelar kerja bakti massal melibatkan warga di sekitar sungai

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Rahadian Bagus
Bupati Madiun, Ahmad Dawami (Kaji Mbing) ajak Forkopimda dan warga kerja bakti bersihkan sungai, Sabtu (24/10/2020). 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Tak ingin bencana banjir besar pada 2019 terulang, Forkopimda Kabupaten Madiun menggelar kerja bakti massal melibatkan warga di sekitar sungai, Sabtu (24/5/2020).

Sebelum kerja bakti dimulai, digelar apel di Desa Dempelan, Kecamatan/Kabupaten Madiun, dipimpin Bupati Madiun, Ahmad Dawami.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami atau yang akrab disapa Kaji Mbing itu menuturkan, fokus kerja bakti kali ini adalah untuk membersihkan sampah di sungai. Satu di antaranya Sungai Betekan di Desa Dempelan.

Selain Kaji Mbing, turut serta Kapolres Madiun AKBP Bagoes Wibisono, perwakilan dari Lanud Iswahyudi Letkol Agung Setyawan, Danyon Para Rider 501/ BY Letkol Inf Arfa Yudha P, Dandim 0803 Madiun Letkol Nur Alam Sucipto, Danyon C Satbrimobda Jatim Kompol Agus Waluyo.

"Ini tanaman liar dan sampah kalau tidak dipotong dan dibersihkan bisa menghambat laju air hujan yang mengalir di sungai ini. Akibatnya bisa banjir," kata Kaji Mbing.

Berbagai jenis sampah yang terkumpul kemudian dievakuasi menggunakan truk milik Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun dan dibuang ke tempat pembuangan akhir di wilayah Desa Kali Abu, Mejayan.

Menurut Kaji Mbing, kerja bakti ini merupakan bagian kesiap-siagaan terhadap bencana banjir. Sebelumnya, ia bersama sejumlah OPD terkait telah meninjau beberapa sungai yang kerap terjadi banjir.

"Sungai menjadi pilihan lokasi kerja bakti, karena banyak terdapat sampah yang dapat mengakibatkan banjir saat hujan nanti. Semua pihak kami libatkan, unsur Pemda, TNI, Polri dan masyarakat sekitar aliran sungai," jelasnya.

Kerja bakti semacam ini akan terus dilakukan secara berkala. Tujuanya agar tidak ada sumbatan-sumbatan aliran air sungai saat turun hujan, sehingga dapat meminimalisir bencana banjir.

Kegiatan tersebut juga sekaligus untuk mensosialisasikan kepada masyarakat sekitar sungai agar mencintai sungai dengan tidak membuang sampah di sana.

"Kami sosialisasikan juga kepada masyarakat agar mencintai sungai. Caranya dengan tidak membuang sampah di sungai. Pasti nanti sungai akan banyak manfaatnya," imbuhnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved