Pilwali Blitar 2020

Nanti Malam Digelar Debat Pilwali Blitar 2020, Semua Peserta Wajib Rapid Test

Debat Pilwali Blitar 2020 akan dilaksanakan sebanyak tiga kali. KPU akan menggelar debat pertama Pilwali Blitar pada Rabu (21/10/2020) malam ini

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Samsul Hadi
Cawali Santoso menjalani rapid test sebelum mengikuti debat Pilwali Blitar 2020 di kantor KPU Kota Blitar, Rabu (21/10/2020). 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Semua peserta di acara debat Pilwali Blitar 2020 wajib mengikuti rapid test, Rabu (21/10/2020).  Rapid test bagi para peserta debat itu bagian penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM, Rangga Bisma Aditya mengatakan, wajib rapid test untuk para peserta debat itu menindaklanjuti surat rekomendasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar.

Dalam surat rekomendasinya, Gugus Tugas mewajibkan semua peserta debat mulai pasangan calon, panitia, panelis, dan pengisi acara wajib menjalani rapid test.

"Kami menerima surat rekomendasi dari Gugus Tugas kemarin sore. Lalu, pagi tadi kami melakukan rapid test untuk para peserta debat," kata Rangga.

Dikatakannya, rapid test untuk para peserta debat difasilitasi Gugus Tugas. Para peserta wajib membawa hasil rapid test saat masuk di ruang debat.

"Hasil rapid test langsung keluar. Hasil rapid test dibawa saat masuk ruang debat yang digelar malam nanti. Semua yang dirapid test hasilnya non-reaktif," ujarnya.

Rangga menjelaskan, sesuai PKPU Nomor 13 Tahun 2020 pasal 59 poin b menyebutkan yang ada di dalam ruang debat sebanyak 19 orang. Sembilan belas orang itu tidak termasuk pengisi acara, panelis, dan panitia.

Sembilan belas orang yang berada di ruang debat terdiri atas, lima orang dari KPU, dua orang dari Bawaslu, empat orang pasangan calon, dan delapan orang tim kampanye.

"Di luar 19 orang itu ada pengisi acara, moderator, panelis, dan panitia yang berada di dalam ruangan, tapi jumlah tidak diatur di PKPU," katanya.

Menurutnya, pada debat sesi pertama ini, KPU mengambil tema soal kesejahteraan sosial. Dari tema itu dibagi menjadi beberapa sub-tema yang meliputi kemiskinan, kesehatan, pendidikan, ketanagakerjaan, keagamaan, dan penanganan pandemi Covid-19.

"Kami juga koordinasi dengan Polres Blitar Kota untuk pengamanan acara debat malam nanti," katanya.

Seperti diketahui, debat Pilwali Blitar 2020 akan dilaksanakan sebanyak tiga kali. KPU Kota Blitar akan menggelar debat pertama Pilwali Blitar pada Rabu (21/10/2020) malam.

Tema debat pertama, yaitu, tentang kesejahteraan sosial. Durasi debat sekitar 120 menit. Tiap sesi debat terdiri atas empat segmen. Yaitu, pemaparan visi misi, pertanyaan panelis untuk pasangan calon, teknis debat khusus, dan closing statement.

Untuk debat kedua dilaksanakan pada 10 November 2020 dan debat ketiga digelar pada 24 November 2020. KPU memunculkan inovasi di setiap debat. Pada debat pertama, KPU memunculkan segmen debat terbuka antara pasangan calon.

Lalu, pada debat kedua ada segmen pertanyaan dari masyarakat. Pertanyaan dari masyarakat dihimpun melalui video dan akan dipilih oleh panelis. Khusus pada debat ketiga, KPU memunculkan inovasi debat menggunakan Bahasa Jawa.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved