Breaking News:

Berita Surabaya

Berbekal Software Editing Foto, Mama Muda di Surabaya Palsukan Bukti Transfer Jadi Ratusan Juta

Mama Muda yang bernama Putri Andalya Ristanti (30) warga Tenggumung Baru Selatan Surabaya ditangkap polisi

pixabay
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Mama Muda yang bernama Putri Andalya Ristanti (30) warga Tenggumung Baru Selatan Surabaya terpaksa berpisah dari dua anaknya sementara waktu. Ia ditangkap setelah dilaporkan atasannya karena menggelapkan uang perusahaan senilai 101 juta rupiah.

Saat ditangkap, Putri tak mengelak lantaran polisi membawa bukti yang diberikan oleh pelapor atas perbuatannya. Dalam aksinya, Putri hanya bermodalkan laptop, scaner, printer dan aplikasi editing.

Ia mengedit sedemikian rupa tagihan listrik dan air milik perusahaan dengan nominal yang lebih besar dari jumlah tagihan sebenarnya.

"Aksi itu dilakukan sejak berbulan-bulan hingga perusahaan mengalami kerugian ratusan juta," beber Kanit Reskrim Polsek Sukolilo Surabaya, Iptu Zainul Abidin, Selasa (20/10/2020).

Aksi Putri kepergok setelah perusahaan melakukan audit keuangan.

"Ada tagihan listrik dan air membengkak tidak wajar. Dari situ kemudian mengarah pada tersangka yang memang bertugas melakukan pembayaran tagihan listrik dan air milik perusahaan," tambahnya.

Sementara itu, mama muda tersebut mengaku jika awalnya iseng melakukan aksinya.

"Awalnya iseng dan tahu-tahu gak ada yang curiga. Jadi ya saya lakukan terus," aku tersangka.

Tak hanya itu, uang hasil penggelapan tersebut juga digunakan Putri untuk kebutuhan pribadi.

"Ya buat beli handpone, buat pakaian sama kebutuhan sehari-hari," tandasnya

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved