Breaking News:

Berita Tulungagung

La Nina Belum Berdampak di Tulungagung, Ada Tujuh Desa Masih Alami Kekeringan

Kabupaten Tulungagung, disebut adalah salah satu daerah terdampak di wilayah Jawa Timur. La Nina menyebabkan curah hujan 40 persen lebih tinggi

Penulis: David Yohanes | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/David Yohanes
Petugas BPBD Tulungagung menyalurkan bantuan air bersih. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi datangnya La Nina di Indonesia. Kabupaten Tulungagung, disebut adalah salah satu daerah terdampak di wilayah Jawa Timur.

La Nina menyebabkan curah hujan 40 persen lebih tinggi dari kondisi normal.

Namun, hingga saat ini La Nina belum memberikan dampak di Kabupaten Tulungagung.

Bahkan masih ada sejumlah desa yang masih mengalami kekurangan air bersih.

"Belum ada hujan deras, sekedar basah saja. Sehingga masih ada tujuh desa yang masih mengalami kekeringan," terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Soeroto, Senin (19/10/2020).

Meski curah hujan masih terbatas, namun sudah cukup membantu wilayah kekeringan.

Setidaknya jumlah desa yang kekurangan air terus berkurang dari delapan desa menjadi tujuh desa.

Selain itu ada pergeseran wilayah terdampak kekeringan.

Kecamatan Besuki yang biasanya menjadi langganan kekeringan, saat ini sudah tidak ada desa yang kekurangan air. Namun, ada wilayah Kecamatan Campurdarat yang mengalami kekeringan.

Wilayah yang biasanya bebas kekeringan ini, kini ada sekitar 50 keluarga yang terdampak.

"Mereka ada di wilayah ketinggian (pegunungan). Kami kirimkan bantuan air bersih kepada mereka," sambung Soeroto.

Meski demikian, Soeroto mengaku telah meningkatkan kewaspadaan terhadap datangnya La Nina.

Sebab curah hujan di atas normal ini berisiko memicu banjir dan tanah longsor di Tulungagung.

Secara khusus Soeroto meminta masyarakat kawasan pesisir selatan Jawa dan wilayah pegunungan untuk bersiaga.

"BPBD Tulungagung telah melakukan mitigasi bencana dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved