Breaking News:

Pilwali Surabaya 2020

Paslon Machfud Arifin-Mujiaman Jawab Keluhan Warga Surabaya Soal Pembangunan

Kawasan Kenjeran nampaknya akan menjadi salah satu fokus penataan paslon Machfud Arifin-Mujiaman ke depan.

SURYA.CO.ID/Yusron Naufal Putra
Machfud Arifin saat menemui warga di Bulak Banteng, Sabtu (17/10/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kawasan Kenjeran nampaknya akan menjadi salah satu fokus penataan paslon Machfud Arifin-Mujiaman ke depan.

Saat bertemu langsung dengan warga di kawasan tersebut, paslon nomor urut dua di Pilwali Surabaya 2020 itu menjanjikan akan membuat kawasan tersebut maju.

"Kami ingin perubahan, harus semakin maju," kata Machfud Arifin usai bertemu dengan warga di kawasan Bulak Banteng, Sabtu (17/10/2020).

Machfud datang menyapa warga didampingi sang istri dengan setelan putih. Mantan Kapolda Jatim itu menyebut Surabaya memang harus ada lompatan pembangunan.

Di kawasan tersebut, tempat tinggal warga harus dibikin layak. Apalagi, dirinya nanti sudah menyiapkan program bedah rumah.

Dalam setahun, ditargetkan bisa 2.000 rumah warga yang tidak layak huni bisa dibedah. Selain itu, juga bisa dibangun rusun untuk dapat dinikmati warga.

Warga menyambut baik program yang disampaikan oleh Machfud Arifin. Sebab, memang hal itu sangat dibutuhkan oleh warga. Di antaranya, warga mendambakan ada rusun untuk tempat tinggal di kawasan itu.

"Banyak dari warga itu, satu rumah itu lima KK, empat KK, harapan kami ini ada tanah aset bisa dibangunkan rusun," kata Ketua RW 06, Syaiful Huda.

Sepanjang acara mereka meneriakkan dukungan kepada paslon yang diusung delapan partai itu. Mereka kompak mendukung paslon Machfud Arifin-Mujiaman.

Di sisi lain, calon Wakil Wali Kota Surabaya nomor urut dua, Mujiaman juga menemui warga Tambak Wedi Baru Surabaya. Dia mendapat keluhan tentang pembangunan di sana saat bertemu dengan warga yang mayoritas emak-emak itu.

"Mereka merasa Musrenbang hanya formalitas dan susah terealisasi," kata mantan Dirut PDAM Surya Sembada itu.

Mendengar keluhan itu, Mujiaman berjanji akan memfasilitasi betul kebutuhan warga. Masing-masing RT nantinya akan mendapat Rp 150 juta.

"Memberikan dana pembangunan, Tambak Wedi Baru ini ada 11 RT insya Allah Rp 1,65 milyar," ujarnya.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved