Breaking News:

Berita Bondowoso

Perum Bulog Subdivre Bondowoso Memastikan Stok Beras Aman Hingga 2021

Perum Bulog Subdivre Bondowoso memastikan stok beras di gudang aman hingga 10 bulan ke depan.

SURYA.CO.ID/Danendra Kusumawardana
Kepala Bulog Sub Divre Bondowoso, Rudi Prasetya. 

SURYA.CO.ID, BONDOWOSO - Perum Bulog Subdivre Bondowoso memastikan stok beras di gudang aman hingga 10 bulan ke depan.

Dari hasil penyerapan di petani dan penggilingan stok selama 2020, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai puluhan ton.

Kepala Bulog Sub Divre Bondowoso, Rudi Prasetya merinci stok Cadangan Beras Pemerintah di Bondowoso sebanyak 13.695 ton. Sedangkan di Situbondo jumlah CBP sebesar 7.775 ton. Perum Bulog Sub Divre Bondowoso membawahi Bondowoso dan Situbondo.

"Stok beras aman sampai 2021. Pada 2021 kami juga bakal kembali melakukan penyerapan," kata Rudi, Jumat (16/10).

Saat ini, terjadi kelangkaan pupuk Di Bondowoso. Rudi menyebutkan, kondisi tersebut mempengaruhi kuantitas serapan beras.

Berdasar informasi yang ia dapat dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan pihak penggilingan, produksi beras sekarang relatif turun dibanding tahun sebelumnya.

"Angka pasti penurunan, kami masih belum menghitungnya. Namun, kami memperkirakan penurunan serapan mencapai 15-20 persen," sebutnya.

Di sisi lain, ia menambahkan, harga beras di pasaran saat ini tengah stabil tinggi. Kisaran harga beras di pasar yakni Rp 8.900 hingga Rp 9.200.

"Kalau harga beras premium bervariasi, Harga Eceran Tertinggi (HET) berdasar hasil pantauan kami Rp 12.500. Kini, kami melayani Ketersediaan Pangan Stabilisasi Harga (KPSH) atau kata lain dari operasi pasar," pungkasnya.

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved