Breaking News:

Pak Kades 3 Kali Luapkan Hasrat ke Mahasiswi di Kantor Desa, Kini Nasibnya Berakhir Dipenjara

Pak Kades bernama Abdul Karim menjadi tersangka seusai meluapkan hasratnya 3 kali ke mahasiswi yang melakukan laporan akhir KKP di Kantor Desa Lempong

pixabay.com
Ilustrasi 

SURYA.co.id | WAJO - Gara-gara tak kuasa menahan hasrat, seorang kepala Desa Lempong, Kabupaten Wajo harus meringkuk di penjara.

Pak Kades bernama Abdul Karim menjadi tersangka setelah meluapkan hasratnya 3 kali ke mahasiswi yang melakukan laporan akhir KKP di Kantor Desa Lempong.

Status Pak Kades naik menjadi tersangka atas dugaan pelecehan seksual sejak Jumat (16/10/2020).

"Hari ini kita sudah menaikkan status AK, dari saksi menjadi tersangka," kata Kapolres Wajo AKBP Muhammad Islam Amrullah.

Proses penyelidikan yang berjalan selama kurang lebih 3 bulan itu, penyidik memeriksa setidaknya 10 orang saksi.

"Termasuk saksi ahli hukum dan ahli bahasa, pemeriksaannya agak panjang apalagi pandemi saat ini beliau tidak sembarang menerima tamu," katanya.

Kejadian pelecahan seksual yang dilakukan Abdul Karim ketika korban AP hendak meminta tanda tangan hasil laporan akhir KKP di Kantor Desa Lempong.

"Sangat disayangkan kejadian seperti ini, kita harapkan tidak ada lagi kejadian serupa terulang di tempat lain," katanya.

 Abdul Karim dijadikan tersangka setelah mencium mahasiswi berinisial AP sebanyak 3 kali pada Juli 2020 lalu.

Kades video call dengan istri orang menyebar

Ilustrasi
Ilustrasi (Tangkapan Layar)
Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved