Breaking News:

Pilkada 2020

KPU Kabupaten Kediri Tetapkan Jumlah Daftar Pemilih Tetap Ada 1.231.512

Penetapan DPT setelah melalui proses perbaikan dari Bawaslu dan stakeholder lainnnya.

surya.co.id/farid mukarrom
Rapat pleno terbuka KPU Kabupaten Kediri penetapan DPT di Hotel Bukit Daun, Jumat (16/10/2020) 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kediri resmi menetapkan 1.231.512 warga Kabupaten Kediri sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilbup Kediri 2020, Jumat (16/10/2020).

Komisioner KPU Kabupaten Kediri Eka Wisnu menjelaskan, penetapan DPT setelah melalui proses perbaikan dari Bawaslu dan stakeholder lainnnya.

"Alhamdulillah hari ini kami dari KPU Kabupaten Kediri secara resmi tetapkan warga yang berada di 26 Kecamatan, 344 Desa atau kelurahan dengan pemilih laki-laki sebanyak 617.712 ribu dan pemilih perempuan 613.800 dengan jumlah total ada 1.231.512," ujar Eka Wisnu Jumat (16/10/2020)

Menurut Wisnu jumlah ini berkurang sekitar 7.000 setelah melakukan perbaikan data dari hasil saran uji publik bersama Bawaslu dan stakeholder masyarakat.

"Kemudian juga ada penambahan pemilih baru jika dibandingkan data sebelumnya sebanyak 3000 an orang sehingga bisa diterapkan sebesar 1.231.512," tambahnya.

Perlu diketahui untuk jumlah pemilih TMS sebanyak 7.000 an ini berasal dari mereka yang tercatat namun sudah meninggal dunia, pindah tempat dan data ganda atau di bawah umur.

"Kita sangat mencermati pemilih ganda seperti seseorang berada di Kecamatan A kemudian menikah dan pindah ke Kecamatan B. Secara KK dia sudah pindah ke Kecamatan A sehingga kita tetapkan dia masuk di Kecamatan A. Sehingga Insyaallah Pemilih kita semakin berkualitas," jelasnya.

Sementara itu untuk data pemilih ganda diketahui sendiri total ada 2.000-an. Kemudian data tersebut dihapus dan masuk kategori TMS.

"Setelah DPT ini ditetapkan maka tidak boleh dirubah, artinya fungsi data ini adalah untuk menghitung kebutuhan logistik dari penyelenggaraan pemilu. Kemudian jika nanti ada pemilih tambahan maka akan difasilitasi dengan Daftar Pemilih Tambahan atau DPTB," tuturnya.

Jika kemudian hari ditemukan pemilih yang meninggal atau pindah KK maka yang dilakukan adalah cukup menandai tanpa harus merubah datanya kembali.

"KPU Kabupaten Kediri besok akan mencermati kembali sampai menjelang hari H untuk pemilih yang sudah terdaftar tapi meninggal dunia atau pindah alamat dengan cukup diberikan tanda," katanya.

Penulis: Farid Farid
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved