Breaking News:

Berit Mojokerto

Jaringan Narkotika Surabaya - Mojokerto - Jombang Ditumpas, Sediakan Kamar Kos untuk Pesta Sabu

Kapolsek Gedeg, AKP Eddie Purwo Santoso, mengatakan empat tersangka diduga terlibat peredaran narkotika jaringan, Surabaya, Mojokerto dan Jombang.

SURYA.CO.ID/Mohammad Romadoni
Kapolsek Gedeg, AKP Eddie Purwo Santoso mengamankan empat tersangka pengedar narkoba sindikat luar kota yang menjadikan warung kopi dan tempat sarana peredaran sabu-sabu. 

SURYA.CO.ID I MOJOKERTO - Sindikat peredaran narkotika antarkota (jaringan Surabaya - Mojokerto - Jombang) ditumpas anggota Reskrim Polsek Gedeg, Polres Mojokerto Kota saat mengedarkan di warung kopi.

Tersangka Fauzi (19) ditangkap petugas di kawasan warung kopi Taman Brantas Indah (TBI) Jalan Raya Lespadangan, Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Dari tangan pemuda asal Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, petugas menemukan barang bukti satu plastik klip berisi sabu sabu seberat 0,28 beserta alat isap yang disimpan dalam bungkus rokok.

Setelah tersangka Fauzi diinterogasi dan mengakui jika ada tiga pelaku lain. Dari hasil pengembangan, petugas menangkap tiga orang yang terlibat peredaran sabu di Mojokerto dan Jombang.

Penangkapan pertama, dengan tersangka Rochim (44) Warga Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya. Ia digerebek petugas saat sedang asyik mengonsumsi sabu sabu di kamar kos Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto sekira pukul 12.00 WIB.

Selain pengedar, tersangka Rochim mengaku juga sebagai pemakai. Rochim juga sempat menggelar pesta sabu sabu di kamar kos sekitar pukul 08.00 WIB.

Barang bukti yang disita yaitu satu set alat isap narkoba dan satu plastik klip warna bening berisi sabu seberat 0,33 gram. 

Setelah dikembangkan, petugas meringkus Dera Mei Faris (24) dan Muhammad Sandi Novianto (25) warga Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.

Kedua tersangka ini ditangkap secara bersamaan beserta barang bukti 0,15 gram pada Sabtu (10/10/2020) pukul 19.00 WIB.

Dari pengakuan Dera Mei Faris dan Muhammad Sandi Novianto, sabu sabu itu diperoleh dari tersangka Rochim.

Kapolsek Gedeg, AKP Eddie Purwo Santoso, mengatakan empat tersangka diduga terlibat peredaran narkotika jaringan, Surabaya  Mojokerto dan Jombang.

Tersangka juga memanfaatkan kamar kos di lingkungan Gedeg sebagai tempat transkasi narkoba sekaligus pesta sabu sabu.

"Pengakuan dari tersangka yakni memperoleh narkoba dari Surabaya kemudian mereka mengedarkannya di wilayah Mojokerto dan Jombang," ungkap Eddie Jumat (16/10/2020).

Eddie menyebut empat tersangka telah mengedarkan narkoba sekitar sebulan. Polisi sampai kini masih mengembangkan kasus narkoba ini  lantaran berpotensi melibatkan pelaku lain yang kini masih dalam pencarian.

Barang bukti narkoba beserta alat isap sabu sabu diamankan di Polsek Gedeg.

  • "Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman 4 tahun penjara.
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved