Breaking News:

Berita Surabaya

Aksi Pembacokan Celurit di Wonosari Wetan Surabaya Disaksikan Anak Korban yang Masih di Bawah Umur

Aksi pembacokan celurit dari belakang itu disaksikan sendiri oleh MF bocah berusia 15 tahun, yang merupakan anak korban.

SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin
Polisi memasang police line di rumah korban, lokasi kejadian pembacokan celurit di Jalan Wonosari Wetan, Surabaya, Jumat (16/10/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Unit Reskrim Polsek Semampir Surabaya tengah memburu MN, pelaku pembacokan tetangganya sendiri bernama Ach Suhandi (51) warga Jalan Wonosari Wetan IIE/5 Surabaya, Jumat (16/10/2020).

Polisi menyisir beberapa rumah keluarga dan kerabat pelaku yang ada di Surabaya.

MN kabur usai melampiaskan emosinya dengan membacokan celurit sebanyak tiga kali ke tubuh korban.

Akibatnya, korban terkapar dan langsung meninggal dunia di lokasi kejadian.

Aksi pembacokan itu bahkan disaksikan sendiri oleh MF bocah berusia 15 tahun, yang merupakan anak korban.

"Saat itu, korban sedang menyalakan sepeda motor mau berangkat kerja. Dari arah belakang muncul pelaku bawa senjata tajam jenis celurit dan langsung melakukan pembacokan itu," ujar Kapolsek Semampir, Kompol Agus Aryanto di Mapolsek Semampir, Jumat (16/10/2020).

Usai menghabisi korban, MN lari dan bersembunyi.

"Saat ini masih dalam pengejaran. Di rumahnya sudah kosong, tapi identitasnya sudah jelas. Insya Allah mohon doanya agar segera tertangkap,"tambahnya.

Sementara itu, Arief, mantan ketua RW setempat menyebut jika rumah kakak MN sempat didatangi polisi.

"Setelah dicek dirumahnya tidak ada, polisi langsung ke rumah kakaknya di gang depan. Infonya tadi sempat ke sana. Tapi langsung kabur juga," kata Arief.

Baca juga: Diduga Cemburu Buta, Pria di Surabaya Meninggal Dibacok Celurit dari Belakang, Pelaku Masih Buron

Arief juga tak menampik jika pelaku dan korban sempat beberapa kali beradu argumen. Bahkan, keduanya sempat berkelahi dengan tangan kosong hingga dilerai warga.

"Motifnya saya tidak tahu. Kalau denger-denger ya cemburu. Sering bertengkar," tandasnya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved