Breaking News:

Penanganan Covid

UPDATE Covid-19 Blitar: Satgas Tindak 2.114 Pelanggar Selama Sebulan, Total Denda Rp 3,4 Juta

Satgas Covid-19 Kota Blitar menindak sebanyak 2.114 pelanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 selama sebulan menggelar Operasi Yustisi di Kota

SURYA/Shamsul Hadi
Satgas Covid-19 Kota Blitar menggelar Operasi Yustisi Pendisiplinan Penerapan Protokol Kesehatan di Jl Ir Soekarno, Kota Blitar, Kamis (15/10/2020). 

SURYA.co.id, BLITAR - Satgas Covid-19 Kota Blitar menindak sebanyak 2.114 pelanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 selama sebulan menggelar Operasi Yustisi di Kota Blitar. Dari sejumlah pelanggar itu, Satgas Covid-19 mengumpulkan uang denda sebesar Rp 3,4 juta.

Plt Kepala Satpol PP Kota Blitar, Hadi Maskun mengatakan sejumlah pelanggar itu terjaring Operasi Yustisi yang digelar mulai 14 September-15 Oktober 2020. "Selama sebulan menggelar Operasi Yustisi, kami menindak sebanyak 2.114 pelanggar protokol kesehatan," kata Hadi, Kamis (15/10/2020).

Dari total pelanggar, paling banyak mendapat sanksi pembinaan di tempat ada 1.453 orang, lalu penahanan sementara kartu Identitas sebanyak 266 orang, dan teguran lisan sebanyak 142 orang. Selain itu, Satgas Covid-19 juga menindak sanksi tindak pidana ringan (tipiring) untuk perorangan dan pelaku usaha.

Untuk perorangan, ada 138 pelanggar yang diberi sanksi tipiring, sedang untuk pelaku usaha ada 32 pelanggar yang dikenai sanksi tipiring. "Total denda administratif yang kami kumpulkan dari para pelanggar sekitar Rp 3,4 juta," ujarnya.

Dikatakannya, dari hasil evaluasi selama sebulan menggelar Operasi Yustisi menunjukkan ada peningkatan penerapan protokol kesehatan di masyarakat. Hal itu, terlihat dari jumlah pelanggar yang ditindak saat menggelar Operasi Yustisi secara harian.

Menurutnya, saat ini, jumlah pelanggar saat Operasi Yustisi harian menurun jika dibandingkan sebelumnya. Saat ini, para pelanggar yang terjaring operasi rata-rata tidak tepat dalam pemakaian masker. Petugas hanya memberikan sanksi pembinaan di tempat kepada para pelanggar.

"Sekarang, para pelanggar yang terjaring operasi rata-rata bawa masker tapi pemakaiannya tidak tepat. Kami hanya memberi sanksi pembinaan di tempat. Sekarang sudah sulit menemukan orang tidak pakai masker saat beraktivitas di luar rumah di Kota Blitar," katanya.

Tetapi, kata Hadi, Satgas Covid-19 terus menggencarkan Operasi Yustisi di Kota Blitar. Operasi Yustisi dilaksanakan bersama Polri dan TNI dua kali dalam sehari. Sasarannya, tetap di tempat keramaian, perkantoran, dan jalan raya.

"Kami mengimbau masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan baik di luar rumah maupun di lingkungan tempat tinggalnya. Protokol kesehatan ini salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19," ujarnya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved