Breaking News:

Berita Lamongan

Perwira KASAD Terharu, Para Eks Teroris Berbaur dalam TMMD di Lamongan

Puluhan mantan napiter ini memang terlibat bersama-sama TNI dan komponen masyarakat dalam program TMMD ke-109 Kodim 0812 Lamongan.

surya/hanif manshuri
Ketua Yayasan YLP, Ali Fauzi memberi hormat ke bendera Merah Putih saat upacara bersama puluhan mantan napiter dan TNI, di lokasi TMMD Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro, Kamis (15/10/2020). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Keterlibatan puluhan mantan napi terorisme (napiter) dari Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP), menjadi unsur menarik saat pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro, Kamis (15/10/2020).

Para mantan teroris itu juga mengikuti upacara, dilibatkan sebagai komandan upacara, pengibar bendera Merah Putih hingga membaca teks Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang 1945.

Bahkan selama berlangsungnya TMMD, anggota YLP bersama TNI membangun saluran irigasi, membuat jalan penghubung antar desa serta bedah rumah warga miskin. Puluhan mantan napiter ini memang terlibat bersama-sama TNI dan komponen masyarakat dalam program TMMD ke-109 Kodim 0812 Lamongan.

"Awalnya saya juga tidak berpikir akan dilibatkan dalam TMMD, tetapi setelah ada silaturrahim dengan Pak Dandim maka kami dilibatkan," kata Ketua YLP, Ali Fauzi kepada SURYA, Kamis (15/10/2020).

Fauzi menyambut baik dilibatkannya para mantan napiter dalam TMMD ini. Keterlibatan mantan napiter ini, kata Fauzi, sekaligus menjadi bukti bahwa mantan napiter ini bisa berbaur di tengah masyarakat dan TNI.

"Ini bukti kami bisa hidup berdampingan dan ternyata aparat TNI kita sangat luar biasa melakukan pendekatan. Di mana dulunya kami menganggap mereka sebagai lawan, tetapi sekarang bisa membaur sebagai kawan," ungkap adik mantan pentolan JI dan mantan kombantan ini.

Fauzi mengucapkan terima kasih atas keterlibatan eks napiter dalam kerja sosial ini. Fauzi berharap mantan teroris terus diperhatikan terlebih kepada eks napiter yang baru keluar lapas.

"Ke depan kita masih butuh kakak asuh atau bimbingan. Juga perlu pendekatan dan tentunya ada sinergi antara mantan kombatan dan aparat keamanan," harapnya.

Perwira Staff Ahli Tingkat III Komando Staff Angkatan Darat (KASAD), Mayjen TNI Benny Susianto mengaku bangga atas keterlibatan eks napiter. Bahkan Benny sampai meneteskan air mata kala meninjau pembangunan rumah baru milik Ngatmuli.

Warga miskin itu sebelumnya terpaksa tinggal di kandang karena rumahnya tidak layak huni. Dan rumah baru sudah selesai dibangunkan melalui program RTLH dalam pagelaran TMMD ke-109 Kodim 0812 Lamongan.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved