Breaking News:

Irjen Napoleon Bonaparte Siap Buka-bukaan Kasusnya Seusai Ditahan, Pengacara: Tak Akan Ditutupi Lagi

Setelah ditahan Bareskrim Mabes Polri, Irjen Napoleon Bonaparte siap buka-bukaan kasus dugaan gratifikasi yang menjeratnya.

Editor: Musahadah
Kolase Tribunnews.com
Irjen Napoleon Bonaparte akhirnya ditahan dalam kasus dugaan suap dari Djoko Tjandra. 

Namun demikian, Awi tidak menjelaskan detil waktu pelaksanaannya.

"Pokoknya (penyerahan tahap II) pekan ini," ujar Awi.

Dalam kasus dugaan gratifikasi pengurusan pencabutan red notice, polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka yakni Djoko Tjandra dan Tommy Sumardi sebagai pemberi gratifikasi serta Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Pol Prasetijo Utomo sebagai penerima gratifikasi.​​​​​​

Irjen Pol Napoleon Bonaparte bersama kuasa hukumnya Puri Maya Rumanti.
Irjen Pol Napoleon Bonaparte bersama kuasa hukumnya Puri Maya Rumanti. (ISTIMEWA)

Rekam jejak sang jenderal

Meski berstatus jenderal bintang dua, tak banyak yang diketahui kinerja dari Irjen Napoleon.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane mengatakan tidak ada yang mencolok yang ditorehkan dalam karir Napoleon selama meniti karir di polri.

"Saya kira prestasinya datar datar saja. Tidak ada yang istimewa," kata Neta kepada Tribunnews.com (grup SURYA.co.id), Minggu, beberapa waktu lalu.

Irjen Napoleon sendiri merupakan personel polri yang terbilang sudah cukup senior di korps Bhayangkara.

Dia merupakan perwira tinggi polri kelahiran 26 November 1965.

Irjen Napoleon juga merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1988.

Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetijo yang sama-sama menjadi tersangka kasus suap pengurusan red notice Djoko Tjandra.
Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetijo yang sama-sama menjadi tersangka kasus suap pengurusan red notice Djoko Tjandra. (triunnews)
Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved