Breaking News:

Pilwali Surabaya 2020

Cara Jitu Machfud Arifin - Mujiaman Datangkan Investor untuk Sejahterakan Warga Surabaya

Paslon Machfud Arifin-Mujiaman saat memaparkan program ramah investasi dalam Sambung Rasa Calon Pemimpin Surabaya.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
surya.co.id/nuraini faiq
RAMAH INVESTASI - Paslon Machfud Arifin-Mujiaman saat memaparkan program ramah investasi dalam Sambung Rasa Calon Pemimpin Surabaya yang digelar Kadin Surabaya di Hotel Majapahit, Rabu malam (14/10/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Paslon Wali Kota-Wakil Wali Kota Surabaya Nomor Urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno (MAJU) menyiapkan cara jitu mendatangkan investor. Mereka berkomitmen kuat menjadikan Kota Surabaya ramah investor.

 "Jangan sampai ada yang tidak yakin berinvestasi di Kota Surabaya. Ini tugas pemimpin membuat nyaman dan menjamin keberlangsungan investor," kata Machfud Arifin, Kamis (15/10/2020).

 Tekad menjadikan Surabaya kota Ramah investasi dan bersahabat dengan investor itu juga disampaikan Machfud saat menghadiri acara Sambung Rasa Calon Pemimpin Surabaya yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Hotel Majapahit tadi malam. 

Machfud menyinggung soal kerja sama sister City yang berjalan di Surabaya. Tercatat ada 13 negara menjalin hubungan sister City dengan Kota Surabaya. Namun keberadaan kerja sama ini belum membuahkan hasil maksimal. 

 "Belum memberi nilai tambah untuk kesejahteraan warga Surabaya. Ke depan kerja sister City harus ditingkatkan untuk kesejahteraan warga," tandas Machfud. 

Paslon ini akan menggandeng banyak investor dan pihak ketiga lain termasuk juga berjalan beriringan bersinergi dengan Program Kadin Surabaya. Harus diciptakan 100.000 lapangan pekerjaan baru.

Machfud mengaku prihatin dengan iklim Investasi di Surabaya. Masih kalah dengan Bandung . "Masih ada ketidakyakinan orang-orang untuk investasi di Surabaya," ujar Machfud

Acara Sambung Rasa ini juga dihadiri Ny Lita Machfud Arifin, Mujiaman Sukirno, Ketua Tim Pemenangan Machfud Arifin-Mujiaman, Miratul Mukminin atau Gus Amik dan rombongan dari Tim MAJU.

Dia menegaskan bahwa ada 13 sister city. Seperti Liverpool dari Inggris dan kota-kota lain dari berbagai negara. Namun manfaat dari dampak kerjasama antara Surabaya dengan sister city dinilai Machfud Arifin masih rendah.

Apa pun kerja sama dengan kota di luar negeri di manapun harus bermuara pada kesejahteraan warga. Dia menyebut Liverpool juga Harusnya ada impact pada warga.

Machfud mengajak Kadin Surabaya dan berbagai pihak untuk bersama-sama membangun Surabaya maju kotane makmur Wargane.

"Pemkot Surabaya harus bermitra dengan Kadin. Tapi Pemkot Surabaya bukan bagian daripada Kadin. Kita sebagai mitra kerja yang bisa saling bersinergi," jelas Machfud. 

Machfud Arifin menerangkan, Kota Surabaya sudah bagus dalam periode kepemimpinan saat ini. Namun masyarakat masih merasa perlu perubahan yang lebih baik lagi. Dan menjadikan masyarakat Surabaya bukan sebagai wong cilik atau orang kecil.

"Tapi bagaimana warga Surabaya menjadi orang besar, memiliki daya beli yang bagus. Jangan menjadi orang kecil dan selalu dikasihani. Terus berharap bantuan MBR," kata Machfud.

Selain Machfud, Mujiaman juga tampil di acara Kadin tadi malam. Mujiaman yang alumnus ITS menyebut ada total investasi Rp 36 triliun investasi di Kota Surabaya. Investasi dalam negeri hanya empat koma sekian triliun. 

Sementara Investasi asing Rp 140 miliar atau Rp 0,14 triliun. Ada Rp 32 triliun investasi nonfasilitasi. 

"Sister City harus didorong dalam upaya Surabaya menjadi bagian dunia internasional. Tapi kalau Rp 140 miliar, artinya Surabaya belum dipercaya masyarkat internasional. Tugas kami bersama Kadin juga memaksimalkan potensi kota ini di mata dunia," kata Mujiaman. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved