Breaking News:

Berita Surabaya

DSI Untag Surabaya Kembangkan Metode Pembelajaran Berbasis Teknologi di Tengah Pandemi Covid-19

Direktorat Sistem Informasi (DSI) Untag Surabaya mengembangkan metode pembelajaran baru berupa video materi ala gamers.

Foto Istimewa
Supangat menunjukkan proses pengambilan video pembelajarn di OBS Studio untuk pembelajaran daring di Elitag, Selasa (13/10/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Inovasi metode pembelajaran tengah berkembang pesat di tengah pandemi Covid-19.

Seperti yang dilakukan Direktorat Sistem Informasi (DSI) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya dalam mengembangkan metode pembelajaran baru berupa video materi ala gamers.

Direktur DSI Untag Surabaya, Supangat MKom ITIL COBIT mengungkapkan, metode pembelajaran baru berupa video materi berbasis teknologi ini dinamakan E-Learning Untag atau Elitag.

Dalam Elitag, dosen bisa membuat video materi menggunakan aplikasi OBS (Open Broadcast Software) Studio yang umumnya banyak digunakan content creator gaming.

OBS Studio adalah aplikasi video recording dan live streaming yang gratis dan Open Source.

“Inovasi ini dilakukan agar pembelajaran daring tidak monoton dan mahasiswa tidak bosan. Selain itu ini juga cukup efisien untuk kalangan dosen,” ujar Supangat.

Baca juga: Dosen Untag Surabaya Ikuti Pelatihan Pemutakhiran Data Sister Secara Daring

Salah satu yang menjadi keunggulan dari OBS Studio ialah jumlah scene yang tidak dibatasi.

Serta dapat dialihkan dari satu scene ke scene yang lain dengan mulus menggunakan transisi khusus, sehingga mempermudah proses editing.

"OBS Studio memiliki performa yang baik dalam melakukan capture dan mixing video atau audio secara real time,"urainya.

Selain itu, bisa membuat scenes yang terdiri dari banyak sumber termasuk capture window, images, text, browser windows, webcam, capture card dan lain lain.

“Sekali take bisa untuk beberapa materi dan beberapa minggu. Mahasiswa hanya tinggal di arahkan ke link Youtube saja. Lebih mudah dan efisien,” ujarnya.

Melalui bantuan aplikasi OBS Studio, dosen pengajar bisa merekam penjelasan materi serta memberi tugas secara langsung.

Dalam sekali pembuatan, dosen pengajar bisa merekam untuk 2-3x pertemuan sehingga memudahkan dosen pengajar untuk meringkas waktu.

"Hasil video pembelajaran tersebut nantinya akan diupload via platform YouTube untuk memudahkan mahasiswa/i menonton kapan saja," pungkas Supangat.

Diharapkan dengan pengembangan video materi ini dapat menjadi acuan pembelajaran civitas akademika dalam proses pemaparan materi.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved