Rabu, 8 April 2026

Berita Sidoarjo

Bawaslu Sidoarjo Panggil Semua Paslon Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu

Tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo semuanya dipanggil Bawaslu. Mereka diduga telah melakukan pelanggaran pemilu

Penulis: M Taufik | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/M Taufik
Bawaslu Sidoarjo saat memberi keterangan usai klarifikasi dengan BHS-Taufiqulbar, Rabu (14/10/2020). 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo semuanya dipanggil Bawaslu. Mereka diduga telah melakukan pelanggaran pemilu dalam menjalankan kegiatannya masing-masing pada masa kampanye ini.

Paslon nomor 1 Bambang Haryo Soekartono (BHS)-Taufiqulbar terkait video joget dan suting video klip, paslon nomor 2 Ahmad Muhdlor-Subandi juga terkait video yang beredar (salah satunya dalam kegiatan salawatan), paslon nomer 3 Kelana Aprilianto-Dwi Astutik juga terkait video yang beredar (salah satunya terkait protokol kesehatan).

"Hari ini kami mintai keterangan paslon nomor 1. Sedangkan dua paslon lain sudah kami kirimi surat panggilan, dan kami jadwalkan pemeriksaan," kata Komisioner Bawaslu Sidoarjo, Agung Nugroho, Rabu (14/10/2020).

Dari hasil klarifikasi kepada BHS dan Taufiqulbar, diketahui bahwa di video itu di lokasi dan waktu berbeda. Suting video klip bersama Monata tanpa penonton di sebuah gudang bus dan video joget di sebuah pasar kaget.

"Dua kegiatan itu semua sudah ada pemberitahuannya. Dan selanjutnya, hasil klarifikasi ini masih perlu kami kaji lebih dalam untuk memastikan apakah ada pelanggaran atau tidak," urai Agung.

Bambang Haryo Soekartono (BHS), usai bertemu Bawaslu juga menjelaskan panjang lebar terkait dua video yang viral itu.

Bahkan, BHS juga menunjukkan video utuh di ponselnya kepada sejumlah wartawan.

Diceritakan, video bersama Monata adalah pembuatan klip untuk materi kampanye, dilakukan dalam ruangan, tanpa ada penonton sama sekali. Hanya kru Monata, kru suting, dan tim BHS-Taufiqulbar.

"Sedangkan yang joget itu, kejadiannya di pasar kaget. Saya datang ke sana atas permintaan dan sengaja datang untuk mendengar langsung keluhan masyarakat. Khususnya para pedagang pasar," kata BHS.

Dalam blusukannya di Pasar Seloso itu, BHS juga membagi-bagikan masker. Dalam kunjungannya, dia didampingi LO dari kepolisian. Di lokasi juga ada petugas Panwas dan petugas polsek setempat.

"Pas di ujung pasar, saya lihat ada seorang pria mengamen. Saya duduk di situ, mendengarkan dan sempat berkomunikasi. Saya apresiasi, dia ini wong cilik yang mencari nafkah dengan menghibur orang lain," urai Bambang.

Dari situ kemudian dia menawarkan ke pengamen tersebut minta diberi apa, si pengamen meminta BHS joget bersama dia.

"Saya turuti. Hanya sekitar 15 detik. Pada 5 detik awal, saya sendirian, lalu ada warga lain ikut joget. Termasuk ibu penjual bedak itu," lanjut Bambang menjelaskan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved