Breaking News:

Pilbup Mojokerto

Bawaslu dan Satpol PP Copot APK Milik Paslon Pilbup Mojokerto yang Salahi Aturan

Puluhan Alat Peraga Kampanye (APK) milik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati ditertibkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Satpol PP.

surya.co.id/mohammad romadoni
Petugas gabungan Bawaslu dan Satpol PP Kabupaten Mojokerto menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) milik Paslon peserta Pilbup Mojokerto 2020, Selasa (13/10/2020). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Puluhan Alat Peraga Kampanye (APK) milik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati ditertibkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Satpol PP Kabupaten Mojokerto.

Aparat gabungan Bawaslu-Satpol PP itu melakukan kegiatan Mojokerto Tertib Serentak (MTS) yang dilaksanakan serentak tingkat Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di 18 kecamatan dan sasaran utamanya adalah seluruh APK Paslon peserta Pilbup yang melanggar aturan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Aris Fahrudin Ashat menjelaskan kegiatan Mojokerto Tertib Serentak (MTS) ini sebagai upaya penanganan terkait pelanggaran administrasi, khususnya APK milik tiga Paslon peserta Pilbup Mojokerto 2020.

"Kami giat bareng Satpol PP menertibkan
APK yang melanggar dilaksanakan secara berkala setiap 10 hari sekali selama tahapan kampanye," ungkap Ashat kepada Surya.co.id, Selasa (13/10/2020).

Dia mengatakan sasaran dalam penertiban ini yaitu APK yang dipasang oleh orang di pohon memakai paku, difasilitasi/ tempat milik pemerintah, tempat ibadah, lembaga pendidikan termasuk fasilitas umum.

"Jumlah penertiban APK
selama kampanye ini cuma puluhan namun kalau setelah penetapan calon kemarin itu  mencapai ribuan lebih," bebernya.

Penertiban APK selama kampanye ini merupakan temuan di lapangan yang merupakan kesatuan rangkaian dalam pengawasan. Hasil temuan APK milik Paslon yang melanggar itu akan menjadi bahan rekomendasi dalam penanganan pelanggaran ke Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mojokerto.

"Hasil pengawasan teman-teman Panwasdesa dan Panwascam kemudian kita inventarisir dan registrasi sebagai  penanganan pelanggaran. Setelah itu kita pleno dan merekomendasi ke KPU," cetusnya.

Kepala Satpol PP Pamong Praja Kabupaten Mojokerto, Noerhono menuturkan sesuai permintaan Bawaslu terkait bantuan personel untuk menertibkan APK di wilayah Bumi Majapahit ini.

"Penertiban APK dilaksanakan serentak di 18 Kecamatan yang tadi kita bersama Panwascam menertibkan di wilayah Kecamatan Dawarblandong, Kemlagi, Gedeg dan lainnya," terangnya.

Kegiatan penertiban APK ini melibatkan puluhan personelSatpol PP dan Bawaslu Panwascam serta Panwasdesa yang tersebar di seluruh Mojokerto.

Petugas mencopot APK yang dipasang Ngawur berantakan merusak keindahan dan pemandangan di sepanjang jalan yang kemudian melipatnya untuk dikumpulkan di dalam truk Satpol PP.

Seluruh APK hasil penertiban itu dikumpulkan di tempat barang bukti yang ada di wilayah Panwascam tersebut. Penertiban yang dilakukan oleh Bawaslu-Satpol PP berlangsung kondusif tanpa hambatan maupun penolakan dari masing-masing Timses Paslon.

"Kita bersinergi dengan Bawaslu lantaran ada permintaan bantuan personel untuk menertibkan APK dan kegiatan berjalan lancar," Ucap Noerhono.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved