Breaking News:

Berita Sidoarjo

Pj Bupati Sidoarjo Serahkan 300 Sertipikat Program PTSL, termasuk 4 Sertifikat Aset Pemkab

Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono bersama Kepala BPN Sidoarjo Humaidi menyerahkan 300 sertipikat program PTSL kepada warga Desa Klurak, Selasa (13/10/2020).

surya.co.id/m taufik
Penandatanganan nota kesepakatan Program Pertanahan melalui pola Trijuang antara Pemkab Sidoarjo dan BPN Sidoarjo. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono bersama Kepala BPN Sidoarjo Humaidi menyerahkan 300 sertipikat program PTSL kepada warga Desa Klurak, Selasa (13/10/2020).

Penyerahan dilakukan secara simbolik di Balai Desa Klurak. Pada kesempatan yang sama, juga diserahkan sertipikat tanah aset pemerintah kabupaten serta tanah wakaf.

Sertipikat aset Pemkab Sidoarjo yang diserahkan terdiri dari empat bidang di antaranya RSUD Sidoarjo di Kelurahan Celep, Akademi Perikanan di Desa Buncitan, Fasum Fasos di Desa Pagerwojo, dan Rumah Dinas di Kelurahan Sidokumpul.

"Juga ada penyerahan tiga sertipikat wakaf yang terdiri atas dua milik Nahdlatul Ulama dan satu milik pondok pesantren," kata Hudiyono di sela kegiatan.

Dalam kesempatan yang sama, juga dilakukan penandatanganan nota kesepakatan Program Pertanahan melalui pola Trijuang antara Pemkab Sidoarjo dan BPN Sidoarjo.

"Malui program ini, Pemkab Sidoarjo dan Kantor Pertanahan Sidoarjo diharapkan dapat mendukung program Nawa Bhakti Satya serta percepatan pelayanan dalam menunjang kemudahan berusaha, percepatan integrasi data, dan pelayanan bidang pertanahan untuk kesejahteraan warga Sidoarjo,” urai Pj Bupati.

Para penerima sertipikat dipesan agar benar-benar menjaga surat tanahnya. Sertipikat dapat menunjang kemudahan berusaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, selain itu, dasar bukti kepemilikan tanah yang sah yang berkekuatan hukum ini dapat mencegah adanya persengketaan tanah yang mungkin terjadi.

Saat ini di Kabupaten Sidoarjo telah mencapai 70% memiliki sertifikat, dan 30% yang belum terselesaikan, kepada masyarakat yang memiliki sertifikat untuk selalu mengingatkan dalam melengkapi persyaratannya PTSL yang belum selesai.

Kepala BPN Sidoarjo, Humaidi menyampaikan pada kegiatan kali ini juga dilaksanakan deklarasi Desa Lengkap yang diwakili oleh Desa Klurak sebagai salah satu dari 33 desa yang telah ditetapkan penlok PTSL 2020.

Menurutnya, mulai tahun ini Kantor Pertanahan Kabupaten Sidoarjo akan memastikan semua lokasi penlok di kelurahan/desa diusahakan fokusnya Desa Lengkap. "Output dari PTSL adalah Desa Lengkap,” ujarnya.

Dengan adanya Desa Lengkap, akan ada data lengkap mulai dari status, batas, luas, zona, nilai tanah, dan penggunaan tanah yang bisa diketahui masyarakat.

Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved