Breaking News:

Lanjutan Kompetisi Kick Off 1 November 2020, Tinggal Tunggu Izin Polri

"Iya itu (hasil kesepakatan) benar, tadi kami semua klub yang hadir sudah menandatangi kesepakatannya," kata Zia Ulhaq Abdurrahim kepada Surya.co.id.

youtube surya online
Direktur Utama PT. Polana Bola Madura Bersatu Zia Ulhaq (kiri) saat wawancara live streaming dengan jurnalis Surya.co.id Khoirul Amin. 

SURYA.co.id | MADURA - Manajemen Madura United membenarkan hasil manager meeting PSSI dan PT LIB bersama klub-klub peserta kompetisi, Selasa (13/10/2020), di Yogyakarta memutuskan lanjutan kompetisi musim ini kick off 1 November 2020.

Hal ini disampaikan Zia Ulhaq Abdurrahim, Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu, perusahaan yang menaungi Madura United (MU), pada kesempatan kali ini ikut hadir pada manajer meeting.

"Iya itu (hasil kesepakatan) benar, tadi kami semua klub yang hadir sudah menandatangi kesepakatannya," kata Zia Ulhaq Abdurrahim kepada Surya.co.id, Selasa (13/10/2020).

Dalam satu lembar foto yang memuat informasi hasil keputusan manajer meeting sudah tersebar, terdapat tiga poin utama.

Pertama, Apresiasi dan ucapan terimakasih setinggi-tingginya kepada Pemerintah dalam hal ini Bapak Presiden R.I yang telah mendukung percepatan pembangunan persepakbolaan Nasional. 

Poin kedua berbunyi, klub sepakat kompetisi ini dilanjutkan dengan tujuan untuk kepentingan Timnas kedepan agar, bisa bersaing pada perhelatan Piala Dunia U-20 tahun 2021.

Sedangkan poin ketiga, bergulirnya Kompetisi lanjutan menghidupkan sektor Ekonomi, antara lain sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan akan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan dalam penyebaran covid-19.

Berdasarkan pertimbangan tiga poin itu, menghasilkan satu sikap: Klub sepakat untuk dilanjutkannya kompetisi pada 1 November dengan semangat 'Memajukan sepak bola nasional'.

Karena semua klub sudah sepakat dilanjutkan, tahap selanjutnya, tambah Zia Ulhaq, dikembalikan pada Polri, berkaitan dengan izin keramaian menggelar laga.

Pasalnya, penundaan kompetisi terakhir selama satu bulan terjadi karena belum mendapat izin keramaian menggelar laga dari Polri.

"Selanjutnya diserahkan kepada Polri, dalam hal ini berkaitan dengan izin keramaian menggelar laga," imbuh Zia Ulhaq.

Meski masih proses menunggu izin dari Polri, Zia Ulhaq mengaku senang dengan kesepakatan ini.

Pasalnya, ia meyakini bahwa bergulirnya kembali kompetisi berdampak positif tidak hanya bagi pemain dan tim secara umum, tapi semua sektor yang bersentuhan dengan industri sepak bola juga ikut merasakan.

"Banyak dampak positifnya, bagi tim ini kepastian penting. Bagi sektor yang berkaitan dengan sepak bola juga sama, bisa kembali menjalankan perekonomian," pungkasnya. 

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved