Breaking News:

Berita Mojokerto

Pria Mojokerto Edarkan Uang Palsu Rp 23 Juta untuk Transaksi Bisnis Tokek, Ngaku Dapat dari Surabaya

Dia mengedarkan Upal dengan kualitas 1:2 sehingga publik cukup sulit membedakannya lantaran nyaris menyerupai uang asli.

surya.co.id/mohammad romadoni
Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Rahmawati Laila membeberkan hasil barang bukti kasus kejahatan uang palsu (kiri) dan tersangka (kanan) 

Setelah itu, korban yang terperdaya dengan klenik pelaku bisa menggandakan uang menyerahkan uang miliknya Rp 4 juta dalam nominal Rp 2.000.

Kemudian, uang itu dicampur dengan Upal milik pelaku di dalam wadah kantong dan dia melarang korban untuk membukanya sampai batas waktu sekitar tiga bulan.

"Pelaku menyerahkan uang palsu dan korban diminta uang pecahan Rp 2 ribu senilai Rp 4 juta untuk disimpan bersama uang yang diberikannya," ucap Laila.

Ditambahkannya, pelaku sudah beraksi mengedarkan upal sekitar beberapa bulan ini.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar masyarakat khususnya yang berada di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota agar tetap waspada terhadap peredaran upal di Kota Onde-onde ini.

Terpenting, ciri-ciri fisik Upal dapat diketahui sehingga harus jeli dan teliti saat transaksi tunai apalagi dengan orang yang baru dikenal meskipun itu rekan bisnis dan orang dekat.

Secara kasat mata upal dapat dilihat dari warna tidak cerah atau agak pudar dan mayoritas nomor seri sama pada lembaran uang kertas tersebut.

"Pelaku disangkakan Pasal berlapis yakni Pasal 378 dan atau 372 ancaman paling lama 4 tahun penjara," tandasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved