Breaking News:

Berita Mojokerto

Pria Mojokerto Edarkan Uang Palsu Rp 23 Juta untuk Transaksi Bisnis Tokek, Ngaku Dapat dari Surabaya

Dia mengedarkan Upal dengan kualitas 1:2 sehingga publik cukup sulit membedakannya lantaran nyaris menyerupai uang asli.

surya.co.id/mohammad romadoni
Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Rahmawati Laila membeberkan hasil barang bukti kasus kejahatan uang palsu (kiri) dan tersangka (kanan) 

Laila menyebut pelaku terlibat dua kejahatan sekaligus yakni penipuan dan peredaran uang palsu.

Pihaknya mengamankan barang bukti dari pelaku berupa uang hasil kejahatan berjumlah Rp 22,2 juta yang rinciannya Rp 18,2 juta upal dan Rp 4 juta uang asli milik korban dalam pecahan dua ribuan.

Hasil penggeledahan di rumah pelaku juga ditemukan upal Rp 5 juta yang belum sempat diedarkan.

"Pengakuan pelaku mendapatkan upal dari seorang pria di Surabaya yang kini sudah ditangkap oleh anggota Polrestabes Surabaya," jelasnya.

Pelaku melakukan transaksi uang palsu di sebuah tempat kawasan Surabaya Barat beberapa bulan kemarin.

Motif pelaku mengedarkan upal lantaran untuk memperoleh keuntungan dalam bisnis usaha hewan Tokek.

Apalagi, pelaku terdesak kebutuhan harus melunasi tanggungan biaya kerugian bisnisnya pada korban yang mencapai Rp 80 juta.

"Pelaku menebus uang palsu Rp 23 juta dengan uang asli Rp 10 juta di Surabaya," bebernya.

Modus pelaku nyeleneh, dia mengaku bisa mengandakan uang untuk memuluskan aksinya mengelabuhi korban saat transaksi transaksi bisnis.

Saat itu, pelaku membayar korban memakai upal senilai Rp 13,2 juta.

Halaman
123
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved