Breaking News:

Advertorial

Jaring Pengaman Sosial Covid-19, Keberpihakan Menteri Ida pada Kaum Pekerja

JPS Covid-19 ini untuk mengurangi angka pengangguran di masyarakat yang disebabkan oleh pandemi corona.

Foto Istimewa
Awal Oktober 2020 ini, Kemenaker RI meluncurkan Program Jaring Pengaman Sosial (JPS). 

SURYA.CO.ID - Kesibukan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziah bertambah.

Delapan bulan terakhir, Menteri Ida sibuk menyelamatkan kaum pekerja dari Covid-19.

Sepekan terakhir ini, Menteri Ida giat sosialisasi Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker).

Sebelum virus corona menyebar di Indonesia, Ida sudah sibuk berurusan dengan Covid-19.

Ida sudah mengurus corona sejak akhir Februari 2020.

Di tengah demo penolakan UU Cipta Kerja, Ida berkirim surat sayang kepada kaum buruh di Indonesia.

Dia mengingatkan, UU Cipta Kerja ini sudah dirancang sejak awal Bukan ujuk-ujuk hadir dan disahkan di tengah situasi ketika dilarang berkerumun.

“Sebelum jadi UU, Omnibus Law Cipta Kerja sudah dibahas selama 64 kali. Terdiri dari 2 kali rapat kerja, 56 rapat Panja DPR dan 6 kali rapat tim peumus tim sinkronisasi. Kemudian pada akhirnya, DPR memutuskan mengesahkan dalam rapat paripurna tanggal 5 Oktober,” kata Ida, Kamis (8/10/2020).

Ida menjamin UU Cipta Kerja tetap memberi perlindungan hak ke buruh Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Selain itu, UU tersebut juga mengatur perlindungan tambahan berupa kompensasi pekerja atau buruh pada saat berakhirnya PKWT.

Halaman
123
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved