Breaking News:

Penanganan Covid

Curhat Kiper Muda Persebaya Surabaya yang Pernah Terpapar Covid-19, Bagi Tips Seperti Ini

Jauh sebelum bergabung ke dalam tim senior, ternyata ada salah satu pemain muda Persebaya Surabaya sempat positif Covid-19

Official Persebaya
Kiper muda Persebaya Surabaya, Andhika Ramadhani. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Jauh sebelum bergabung ke dalam tim senior, ternyata ada salah satu pemain muda Persebaya Surabaya sempat positif terpapar virus Corona atau Covid-19

Dia adalah kiper muda Andhika Ramadhani, yang pekan lalu baru direkomendasikan oleh tim pelatih untuk bergabung ke tim senior untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2020.

Namun, Andika bukanlah bagian dari enam anggota tim Persebaya yang terdiri dari empat pemain dan dua oficial tim yang dari hasil swab PT LIB dinyatakan positif Covid-19.

Akibat terpapar virus tersebut, pemain berusia 21 tahun ini sampai absen selama sepekan untuk pemulihan saat Makan Konate dkk melakukan latihan dari bulan Agustus - September awal

"Sebelum bergabung dengan tim saya pernah positif (Covid-19). Saat itu pastinya down, bukan saya saja, orang tua juga," jelas Andhika Ramadhani, Sabtu (10/10/2020).

Andhika menambahkan, sempat tidak percaya karena merasa kondisinya bugar. Mirip seperti orang dengan status tanpa gejala (OTG).

"Padahal kondisi saya baik-baik saja, bugar, gak ada gejala. Sampai dokternya heran, kenapa saya bisa tertular," imbuh mantan pemain Persebaya U-20 itu.

Dalam proses penyembuhannya, Andhika memilih melakulan karantina di RS Lapangan, kawasan Indrapura, Kota Surabaya, dan berharap bisa pulih dalam waktu singkat.

Maklum, dia sudah tidak sabar bergabung ke dalam tim agar dapat membuktikan diri untuk bisa memperoleh kontrak profesional bersama tim senior Persebaya.

"Waktu saya karantina, saya mikir gak bisa lama-lama di sini. Saya ingin segera bergabung dengan tim, saya ingin segera dikontrak Persebaya," jelasnya.

Selain itu, dia membagikan pesan penting yang membuatnya pulih dalam waktu singkat, lima hari. Hingga akhirnya dilakukan swab ulang dan hasilnya negatif.

"Kalau kata dokter, semangat itu bisa bikin badan produksi imun lebih banyak dan bisa cepet sembuh. Tentu dibarengi makan makanan bergizi dan jaga kebersihan diri," tutupnya.

Penulis: Ndaru Wijayanto
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved