Breaking News:

Pertamina

Program Layanan PDS dari Pertamina, Beli Bahan Bakar Konsumen Tak Perlu Keluar Rumah

PT Pertamina (Persero), melalui Marketing Operation Region (MOR) V Jatimbalinus, meluncurkan program Pertamina Delivery Service (PDS).

Foto: Pertamina MOR V Jatimbalinus
Petugas SPBU siap mengantar pesanan bahan bakar konsumen dengan armada khusus. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Pertamina (Persero), melalui Marketing Operation Region (MOR) V Jatimbalinus, meluncurkan program Pertamina Delivery Service (PDS) di SPBU 54.631.01 Caruban, Jawa Timur, Jumat (9/10/2020).

Melalui Sales Area Retail Kediri, layanan PDS ini merupakan inovasi Pertamina diawali dengan uji coba di Jakarta pada Agustus 2019 lalu.

Setelah dilakukan uji coba kemudian ekspansi di seluruh Indonesia di mana saat ini tersebar di 51 titik SPBU yang melayani PDS di wilayah Jatimbalinus.

Terdapat 44 titik di Jawa Timur, 5 titik di Bali, 1 titik di NTB, dan 1 titik di NTT. Di wilayah Sales Area Retail Kediri sendiri sudah tersebar di Kota dan Kabupaten Madiun, Kota dan Kabupaten Kediri, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo, dan Kabupaten Nganjuk.

Layanan PDS ini diperkenalkan oleh Sales Area Manager Retail Kediri, Valino dalam launching acara tersebut.

"Layanan ini merupakan sebuah inovasi terbaru dimana konsumen akan diberikan kemudahan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan juga LPG sehingga masyarakat tidak perlu repot untuk keluar rumah untuk mendapatkannya," ujar Valino.

Dalam layanan PDS, konsumen hanya perlu menghubungi Contact Center Pertamina 135  melalui telpon ke 135 maupun melalui whatsapp di nomor 0811-135-0-135 untuk menggunakan layanan tersebut.

Nantinya BBM dan LPG yang dipesan akan langsung diantarkan oleh petugas pengantar.

Adapun jenis BBM yang dapat digunakan pada layanan ini adalah Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex serta Bright Gas 5.5 Kg untuk produk LPG.

Selain itu, layanan PDS ini juga tetap mengedepankan aspek safety dan protokol kesehatan dalam praktiknya.

Sesuai dengan komitmen Pertamina untuk selalu mengedepankan aspek HSSE (Health, Safety, Security, Environment) petugas pengantar PDS dilengkapi dengan peralatan safety dan pemakaian masker.

Adapun harga BBM yang dijual sama dengan harga di SPBU dengan tambahan biaya antar Rp 20.000 per pemesanan.

Minimum order BBM adalah 10 liter dengan maksimal 30 liter, sesuai dengan kapasitas motor pengantar BBM dan memperhatikan aspek safety dalam pengantaran BBM dan LPG kepada konsumen.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved