Breaking News:

Berita Jawa Timur

Dengan Alat ini Pemkot Mojokerto dan KPK Berupaya Cegah Kebocoran Pajak Daerah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pemerintah Kota Mojokerto sosialisasi pemasangan Tapping Box untuk mengantisipasi kebocoran pajak.

surya.co.id/mohammad romadoni
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pemerintah Kota Mojokerto sosialisasi pemasangan Tapping Box untuk mengantisipasi kebocoran pajak. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pemerintah Kota Mojokerto berupaya mencegah kebocoran pajak melalui sosialisasi pemasangan Alat Monitoring Transaksi Usaha (Tapping Box).

Sosialisasi pemasangan Tapping Box tersebut bertujuan mengoptimalkan sekaligus meningkatkan pendapatan daerah Kota Mojokerto dari pajak khususnya dari para pengusaha yang berada di wilayah Kota Onde-onde ini.

Pimpinan KPK RI, Lili Pintauli Siregar mengatakan melalui Kedeputian Pencegahan dan Unit Koordinasi Supervisi KPK telah mengembangkan Sistem Monitoring Centre for prevention (MCP) sejak 2016.

Sedangkan, alat ini dikhususkan sebagai upaya untuk pencegahan tindak pidana korupsi khususnya terkait pengoptimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

"Kami telah memasang sekitar 70 alat MCP untuk pelaku usaha di Kota Mojokerto, di mana melalui Tapping Box bisa mendorong wajib pajak dalam menjalankan kewajibannya," ungka Lili, di Hallroom Graha Mojokerto Servis City (GMSC) Kota Mojokerto, Jumat (9/10/2020).

Lili menyebut ada dua poin dalam mewujudkannya dan menerapkan penerimaan pajak berbasis teknologi yaitu  meningkatkan sistem pengawasan terhadap pembayaran wajib pungut pajak seperti, hotel, tempat makan, parkir dan lain-lain.

"Sehingga, pengusaha atau pelaku usaha akan lebih tertib dalam membayar pajak yang telah dipungut dari konsumen dan nantinya pendataan daerah dari pajak akan tersampaikan secara transparan dan akuntabel," ucap dia.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitsari menjelaskan, pemasangan tapping box bagi pelaku usaha untuk memudahkan pengusaha dalam menjalankan kewajibannya saat membayar pajak daerah.

Apalagi, adanya Tapping Box ini sangat bermanfaat lantaran dapat mencegah kebocoran pajak yang merupakan pendapatan asli 
Pemerintah Daerah.

"Tapping Box menjadi wujud nyata Pemerintah Kota Mojokerto guna mengoptimalkan pendapatan daerah sebagai indikator kesuksesan program pemberantasan korupsi. Sebab, setiap transaksi yang dilakukan dengan alat itu secara elektronik akan tersinkronisasi  sistem pendapatan daerah di kantor BPPKA," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved