Breaking News:

Berita Banyuwangi

Tujuan Bakamla RI Bentuk Relawan Penjaga Laut Nusantara di Banyuwangi

Untuk membantu pengamanan di wilayah laut, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI membentuk Relawan Penjaga Laut Nusantara (Rapala).

surya.co.id/haorrahman
Pelatihan 50 anggota Rapala di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Banyuwangi, sejak Selasa hingga Kamis (6-8/10/2020). 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Untuk membantu pengamanan di wilayah laut, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI membentuk Relawan Penjaga Laut Nusantara (Rapala).

Pembentukan Rapala ini juga wadah menampung aspirasi masyarakat yang peduli dengan laut nusantara.

Rapala ini dibentuk di wilayah yang memiliki kawasan laut strategis.

Pembentukan Rapala ini ditandai dengan pelatihan pada 50 anggota Rapala di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Banyuwangi, sejak Selasa hingga Kamis (6-8/10/2020).

Pembentukan dan pembukaan latihan Rapala ini dilakukan Direktur Kerja Sama Bakamla RI, Laksamana Pertama Retiono Kunto.

"Pembentukan relawan ini selain amanat undang-undang 32 tahun 2014 tentang Kelautan, kita juga menampung aspirasi masyarakat yang peduli dengan laut," jelas Laksma Retiono Kunto. 

Dalam pelatihan, anggota Rapala akan mendapatkan sejumlah kemampuan, mulai kemampuan menjaga diri, membuat pelaporan, penyelamatan, mengidentifikasi dugaan tindak pidana di laut. Semua kemampuan itu memerlukan pelatihan.

"Di pelatihan ini juga diberi pembekalan bagaimana hidup dengan adapatasi kebiasaan baru di era pandemi covid-19 yang diterapkan di pelatihan ini. Harapannya bisa ditularkan pada masyarakat," bebernya.

Lebih jauh dijelaskan, sebelum menolong orang anggota Rapala harus bisa menjaga dirinya sendiri. Oleh karena itulah mereka diberikan pelatihan lebih dahulu.

Kedepan harapannya anggota Rapala bisa membantu mendukung tugas Bakamla melaksanakan pengamanan laut Indonesia. 

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved