Breaking News:

Travel

Meski Masih Merugi akibat Pandemi Covid-19, Wisata di Kota Batu Perlahan Bangkit

Kondisi usaha pariwisata di Kota Batu perlahan mulai bangkit, meskipun belum mendapat keuntungan.

surya.co.id/benni indo
Wisatawan asal luar kota berwisata ke kawasan Brakseng di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji Kota Batu. 

SURYA.CO.ID, BATU - Kondisi usaha pariwisata di Kota Batu perlahan mulai bangkit, meskipun belum mendapat keuntungan.

Namun nilai kerugian yang dialami pelaku usaha pariwisata tidak lagi sedalam saat awal-awal pandemi merebak dan Kota Batu menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi mengatakan hal itu saat dihubungi SURYA.CO.ID melalui saluran telepon, Rabu (7/10/2020).

Ia memaparkan, dampak dibukanya kembali akses pariwisata ke Kota Batu telah membuat banyak wisatawan datang.

Namun, para wisatawan masih enggan untuk mengeluarkan banyak biaya.

Hal itu dianggap lumrah oleh Sujud karena kondisi perekonomian sedang lesu.

"Mereka memang datang ke Kota Batu tapi tidak sampai mengeluarkan banyak biaya. Kita bisa lihat Alun-alun ramai karena mereka memilih liburan ke sana," ujar Direktur PT Selecta ini, Rabu (7/10/2020).

Sujud menerangkan, Taman Rekreasi Selecta masih mengalami kerugian pada September lalu.

Kerugian tidak sebanyak pada Maret, April dan Mei.

Meskipun masih mengalami kerugian, manajemen Selecta tetap beroperasi.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved