Breaking News:

Virus Corona di Bondowoso

Anggota Pansus Covid-19 DPRD Bondowoso Soroti Tempat Cuci Tangan di Fasum Tak Dilengkapi Sabun

Anggota Pansus Covid-19 DPRD Bondowoso, A Mansur menyoal tempat cuci tangan yang airnya tak mengucur alias kosong.

surya.co.id/danendra kusumawardana
Seorang pengunjung sedang mencuci tangan di tempat cuci tangan di Alun-Alun RBA Ki Ronggo. Tempat cuci tangan di alun-alun ini tak dilengkapi sabun. Ada pula tandon tak terisi air, Selasa (6/10/2020). 

SURYA.co.id l BONDOWOSO - Anggota Pansus Covid-19 DPRD Bondowoso, A Mansur menyoal tempat cuci tangan yang airnya tak mengucur alias kosong dan belum dilengkapi sabun di Alun-Alun RBA Ki Ronggo serta pasar induk.

Sebab, keberadaan tempat cuci tangan di tempat umum itu jadi tak efektif kegunaannya.

"Seharusnya tempat cuci tangan dilengkapi dengan sabunnya. Air dalam tandon juga dipastikan ada. Saya pernah melihat langsung memang tak ada airnya," kata Mansur, Selasa (6/10).

Ia melanjutkan, semestinya BPBD kala menganggarkan pengadaan tempat cuci tangan, alat penunjang seperti sabun, juga diikutsertakan.

Pengadaan alat sabun terhalang anggaran bukanlah sebuah alasan.

Sebab, APBD tiap daerah direfocusing untuk penanganan Covid-19.

Total anggaran yang digelontorkan untuk penanganan Covid-19 Rp 6 Miliar.

"Harapan saya, anggaran penanganan Covid-19 betul-betul dimaksimalkan. Saya terus terang sangat menyoroti itu, anggaran digunakan untuk apa saja," jelasnya.

Ia mengungkapkan, protokol kesehatan bukan hanya dikampanyekan saja. Perlu tindakan nyata agar masyarakat terbiasa menerapkan protokol kesehatan.

"Misalnya, tempat cuci tangan yang disediakan di tempat umum harus dilengkapi dengan sabun dan airnya terisi. Itu untuk melatih masyarakat agar terbiasa mencuci tangan dengan sabun. Tak lupa juga memakai masker dan jaga jarak," pungkasnya.

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved