Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Tol Pandaan-Malang Bakal Terkoneksi dengan JLS, Untuk Dongkrak Akses Pariwisata di Selatan Jatim

Pemprov Jatim akan segera mengkoneksikan jalur jalan tol Pandaan-Malang dengan Jalur Lintas Selatan (JLS)

SURYA.CO.ID/Sofyan Arif Candra Sakti
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) akan segera mengkoneksikan jalur jalan tol Pandaan-Malang dengan Jalur Lintas Selatan (JLS).

Pembangunan koneksitas jalan ini untuk mendongkrak potensi wisata di kawasan Jawa Timur bagian selatan.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono pada hari Selasa (6/10/2020) ini.

Ia mengatakan, bahwa banyak destinasi pantai di kawasan Jatim selatan yang sangat potensial namun belum didukung akses transportasi yang memadai.

Saat ini, tol Pandaan-Malang telah beroperasi dan JLS sudah bersambung dari kawasan Malang Selatan. Namun akses menuju JLS dari tol Pandaan-Malang harus dikoneksikan agar mobilitas masyarakat yang ingin berlibur di selatan Jatim bisa terfasilitasi.

"Kami ingin sambungkan tol agar konek dengan JLS. Saya sudah komunikasikan ke BPJT dan juga Ditjen Bina Marga agar menghubungkan tol Pandaan Malang yang kini kita prioriraskan, bisa konek dengan JLS. Maka butuh koneksi dari Pakis ke Kepanjen, lalu Kepanjen ke Gondanglegi sampai ke JLS," kata Nyono.

Pria yang juga menjabat sebagai plt Kepala Dinas PU dan Bina Marga Provinsi Jawa Timur ini menyebutkan, bahwa penyelesaian JLS hanya kurang 200 kilometer. Termasuk yang ada di kawasan Tulungagung.

Sehingga untuk koneksitas antara tol Pandaan-Malang dengan JLS dibutuhkan pelebaran jalan hingga delapan meter. Saat ini pelebaran jalan itu sedang dibangun oleh Jasa Marga untuk seksi Pakis ke Kepanjen.

"Kawasan selatan Jatim ada banyak yang butuh diangkat. Yang sudah tergarap salah satunya pantai Prigi. Nah kami ingin dilanjutkan dengan Malang Selatan, ini akan mendongkrak pariwisata kita, ada Pantai Kondang merak, Sendang Biru, Sempu, banyak sekali yang unggul namun belum dapat akses yang baik," lanjut Nyono.

Hal ini juga sejalan dengan semangat dan tekad dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang ingin mengentaskan ketimpangan antara wilayah utara dan selatan Jawa Timur.

Di mana saat ini kawasan selatan masih belum berkembang maksimal. Jika koneksitas jalan ini bisa diperankan sebagai pendongkrak ekonomi, dikatakan Nyono maka banyak sektor yang akan terangkat.

UMKM di kawasan wisata akan jalan, dilanjutkan dengan pemandu wisata juga akan terangkat. Dan ekonomi masyarakat di sana diharapkan akan bisa menjadi lebih baik.

"Kembali ke JLS dan Pandaan-Malang, jalan provinsi akan kami lebarkan. Dan dibantu dengan Ditjen Bina Marga," pungkas Nyono.

Pembangunan koneksitas ini akan dikebut akhir tahun hingga awal tahun 2021.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved