Breaking News:

SMKN 1 Geger Madiun Pemenang Samsung SIC Project Competition 2020, MK Al Huda Kediri Juara Favorit

Samsung Electronics Indonesia menghadirkan program Samsung Innovation Campus (SIC) di beberapa SMA dan SMK.

Foto: Samsung Electronics Indonesia
Tim dari SMK N 1 Geger, Madiun yang berhasil menjadi pemenang di ajang Samsung Gelar SIC Project Competition 2020. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Samsung Electronics Indonesia menghadirkan program Samsung Innovation Campus (SIC) di beberapa SMA dan SMK.

Tahun ini  ada empat sekolah menjadi peserta, dua di antaranya dari Madiun dan Kediri, yaitu SMKN 1 Geger, Madiun dan SMK Al Huda, Kediri.

Dua lainnya adalah Binus School Simprug, Jakarta, dan Binus School Serpong, Tangerang.

Tak tanggung-tanggung, wakil dari Madiun berhasil menjadi pemenang di ajang itu dengan karya Smart Hydroponic Technology (SAHYT).

Sebagai pemenang, SMKN Geger, Madiun berhak menyandang gelar The Best SIC Project 2020 dengan hadiah Samsung Galaxy A71 kepada masing masing anggota team beserta guru pembimbing.

Sementara SMK Al Huda, Kediri, terpilih sebagai Pemenang Favorit yang dipilih berdasarkan polling yang dilakukan oleh para undangan pada sesi penjurian.

SMK Al Huda Kediri dengan proyek Sistem Pengairan Otomatis (Smart Irrigation System) Berbasis Arduino dan pemenang berhak mendapatkan hadiah Samsung Galaxy A21s juga kepada setiap anggota team dan guru pembimbing.

Direktur Manajemen R&D Samsung R&D Indonesia, Risman Adnan menyampaikan, tantangan era Industri 4.0 akan sulit untuk dihadapi para lulusan SMA dan SMK, tanpa dibekali pendidikan yang membentuk keahlian.

"Oleh sebab itu, kami menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan di era tersebut," kata Risman, dalam zoom meeting, Senin (5/10/2020).

SIC merupakan sebuah program global yang dilakukan untuk meningkatkan keterampilan sekaligus kemampuan beradaptasi dengan teknologi dan digitalisasi.

"Program ini merupakan program berkelanjutan, ke depannya Samsung menargetkan untuk bermitra dengan lebih banyak lagi sekolah di Indonesia," tambah Risman.

Peserta SIC Project Competition 2020 menampilkan hasil proyek yang diikutsertakan. Masing-masing peserta mempersiapkan proyeknya berdasarkan materi yang diberikan lewat program SIC dengan kurun waktu satu bulan.

Peserta kompetisi juga harus melewati dua tahap penilaian yaitu tahap laporan atau dokumentasi tertulis dan tahap presentasi.

Adapun dewan juri dalam SIC project competition 2020 ini adalah Direktur Kemitraan dan Penyelarasan DUDI Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, DR Ahmad Saufi, S.Si., M.Sc., Direktur R&D Manajemen Samsung R&D Indonesia, Risman Adnan, S.Si., M.Si.; dan Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia, Muhammad Ramli Rahim.

Poin-poin yang menjadi penilaian adalah masalah teknis (10%), ide, kreatifitas dan keaslian project (20%), pembuatan konstruksi project (15%), potensi pemanfaatan dan komersialisasi (15%), kemampuan presentasi (10%), demonstrasi (15%) dan tanya & jawab (15%).

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved