Breaking News:

Virus Corona di Tuban

IGD RSUD Dr Koesma Tuban Ditutup 7 Hari setelah Seorang Dokter Meninggal karena Covid-19

Jajaran manajemen RSUD Dr R Koesma Tuban menggelar rapat darurat, Senin (5/10/2020). Rapat menindaklanjuti seorang dokter IGD meninggal karena covid.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Parmin
surya.co.id/m sudarsono
Direktur RSUD Dr Koesma Tuban, dr Saiful Hadi. IGD RSUD Dr Koesma tutup selama tujuh hari setelah seorang dokter rumah sakit ini meninggal karena covid-19.  

SURYA.co.id | TUBAN - Jajaran manajemen RSUD Dr R Koesma Tuban menggelar rapat darurat, Senin (5/10/2020).

Rapat tersebut menindaklanjuti seorang dokter IGD rumah sakit setempat meninggal karena terpapar covid-19 atau virus corona pada Kamis 1 Oktober lalu.

Hasilnya, ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Koesma Tuban dilockdown atau tidak melayani pasien selama tujuh hari ke depan.

Direktur RSUD Dr Koesma Tuban, dr Saiful Hadi mengatakan, pelayanan rawat jalan di ruang IGD ditutup selama 7 hari mulai Selasa (6/10) besok pukul 07.00 WIB hingga Senin (11/10).

Sedangkan IGD akan dibuka kembali pada Selasa (12/10) depan.

Untuk pelayanan sementara dialihkan di rumah sakit yang lain, seperti RSNU, RS Medika dan RS Muhammadiyah.

"Yang dilockdown hanya ruang IGD, kalau pelayanan yang lain masih buka seperti biasa," ujar Saiful sapaan akrab Direktur.

Mantan Kadinkes Tuban itu menjelaskan, hasil tracing tim gugus tugas, selain dr Devid Erfiyanto yang terpapar covid-19 yang dinyatakan meninggal, ada 1 lagi dokter dan 2 perawat yang dinyatakan positif.

Sebenarnya dalam satu grup jaga ini ada 13 tenaga medis yang ditracing, hasilnya ditemukan 3 tenaga medis terpapar covid dan sisanya dinyatakan negatif.

Namun, gugus tugas terus melakukan tracing pada seluruh tenaga medis yang bertugas di ruang IGD

"Jumlah total yang akan ditracing dan dites swab ada 40 orang, baik tenaga medis, tukang bersih dan security. Saat ini 3 tenaga medis yang positif diisolasi. Sedangkan, tenaga medis yang tidak terpapar tetap diminta isolasi mandiri," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved