Breaking News:

Berita Gresik

Umat Hindu Gresik Belajar Membatik, Peringati Hari Batik sekaligus Tingkatkan Ekonomi Masa Pandemi

Umat Hindu belajar membatik di area Pura Kerta Bumi, Dusun Bongso Wetan, Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, Gresik, Minggu (4/10/2020).

surya.co.id/sugiyono
BATIK – Umat Hindu Dusun Bongso Wetan, Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, Gresik belajar membatik di area Pura Kerta Bumi, Minggu (4/10/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK – Umat Hindu Pura Kerta Bumi, Dusun Bongso Wetan, Desa Pengalangan Kecamatan Menganti, dilatih membatik, Minggu (4/10/2020).

Selain memperingati Hari Batik Nasional, kegiatan yang diisiasi anggota DPRD Gresik Wongso Negoro tersebut diharapkan meningkatkan ekonomi warga di saat pandemi covid-19.

Wongso mengatakan, dalam menuju desa mandiri di bidang perekonomian, sangat diperlukan menciptakan produk unggulan. Selain itu, harus diimbangi dengan tata cara penjualan yang baik.

 “Harus ada dukungan dari semua pihak dan pemerintah, sehingga kemandirian desa dan usaha mikro kecil dan menengah bisa berkembang,” kata Wongso, anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Gresik saat membuka pelatihan membatik.

Lebih lanjut Wongso, mengatakan, hampir setiap orang dan desa bisa membuat batik, sehingga perlu adanya inovasi dan kreatifitas dalam memasarkan. Sehingga, produksi tersebut dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Sekarang ini persaingan sudah ketat, semuanya menggunakan jaringan internet. Maka tidak hanya produsi, tim pemasaran juga harus berkesinambungan,” imbuhnya.

Sementara Ketua forum masyarakat Gresik pecinta keberagaman (Formagam) Kabupaten Gresik, Joko Pratomo, mengaku gembira melihat pelatihan membatik di lingkup pura.

Sebab, kegiatan lintas agama dalam bidang peningkatan ekonomi jarang dilakukan. Terutama dalam pandemi covid-19 kekompakan dan kerukunan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat harus ditingkatkan.

“Persatuan Indonesia dalam Pancasila saat pandemi covid-19 ini perlu ditingkatkan. Terutama dalam meningkatkan perekonomian," kata Joko.

Mentor membatik yaitu Rr Henny Eka Ferdian, mengatakan, pelatihan batik ini untuk melestarikan batik nusantara yang sudah diakui dunia. Saat ini umat Hindu diajarkan membuat tulis pakai canting dan batik sibori.

Pelatihan membatik ini juga untuk mengenalkan dasar-dasar membuat batik secara mudah kepada seluruh masyarakat.

“Kolaborasi membatik dengan canting atau batik tulis dan batik sibori ini, lebih mudah, hasilnya lebih bagus dan lebih bernilai seni,” kata Henny yang akrap disapa Amik.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved