Breaking News:

Berita Lumajang

Strategi Kemenparekraf kembali Geliatkan Sektor MICE di Era Kebiasaan Baru

Rizki Handayani, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan mengatakan, pedoman ini merujuk Keputusan Menteri Kesehatan tentang Prokes.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Parmin
surya.co.id/tony hermawan
Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Kemenparekraf Rizki Handayani dalam sebuah acara di Lumjang. 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Kementerian pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyiapkan panduan jika ada pihak yang ingin mengadakan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition atau MICE di masa kenormalan baru.

Bersama dengan INACEB, industri MICE menyusun rancangan panduan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan dalam penyelenggaraan kegiatan pertemuan, insentif, konvensi dan pameran.

Rizki Handayani, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan mengatakan, pedoman ini merujuk pada Keputusan Menteri Kesehatan tentang Protokol Kesehatan (Porkes) bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), yang diturunkan pada pelaksanaan kegiatan MICE di Indonesia. 

"Jadi bisa dipastikan aturan yang dikeluarkan MICE sesuai dengan kebutuhan di lapangan," kata Rizki, Jumat (2/10/2020).

Selanjutnya, kata Rizki, ketentuan-ketentuan yang termuat dalam panduan ini juga mengacu pada protokol yang ditetapkan Pemerintah Indonesia, World Health anOrganization (WHO), Travel & Tourism Council (WTTC) serta Asosiasi MICE nasional dan internasional seperti ICCA, UFI, AIPC, serta ASPERAPI.

Rizki memastikan, ketika aturan MICE rampung nantinya akan disosialisasikan ke seluruh stakeholders MICE.

Hal itu dilakukan agar bisa menyamakan pemahaman panduan MICE kepada para stakeholders MICE.

Sehingga panduan tersebut dapat dijalankan dengan sesuai pada saat pelaksanaan kegiatan MICE.

"Sosialisasi akan dilaksanakan di 9 destinasi MICE antara lain : Yogyakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Manado, Lombok, Banten (mewakili Jakarta), Semarang dan Batam," ungkapnya.

Rangkaian kegiatan akan dimulai dari tanggal 24 September 2020 s.d 9 Oktober 2020 dengan pembagian jadwal yang telah disesuaikan.

Selain sosialisasi juga akan dilaksanakan kegiatan simulasi panduan dalam rangka meninjau secara langsung kesiapan destinasi untuk pelaksanaan kegiatan MICE. 

Rizki berharap, dengan massifnya menggalakan panduan MICE nantinya para stakeholders MICE dapat mengikuti panduan yang telah ditetapkan. 

Sehingga wisatawan MICE yang akan Indonesia dapat merasa aman dan nyaman.

Dan sektor MICE bisa kembali bergeliat lebih baik di masa adaptasi kebiasaan baru.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved